19.8 C
New York
04/06/2020
Aktual

Milad ke-12, Adara Relief Deklarasikan Forum Ormas Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina

JAKARTA (Pos Sore) — Dua belas tahun sudah kiprah Adara Relief International. Sejak didirikan oleh almarhumah Yoyoh Yusroh pada 14 Februari 2008 tetap dalam misi kemanusiaan dengan fokus membantu perempuan dan anak Palestina.

Dari awal berdirinya, Adara memiliki cita-cita besar: mengedukasi masyarakat bahwa rakyat Palestina telah mengalami penjajahan sejak tahun 1948. Karenanya perlu penggalangan donasi dan dukungan.

Peringatan milad ke-12 Adara yang diadakan di Hotel Ibis, Jatibening, dihadiri Pimpinan Majlis Rasulullah Habib Nabil Al Musawwa. Ketua Asosiasi Ulama Palestina Overseas cabang Asia Tenggara, Syekh Ahed Abul Atha, juga hadir sebagai keynote speaker.

Lebih dari 150 orang tokoh masyarakat, organisasi kemanusiaan lain, tokoh ormas dan perwakilan 19 komunitas untuk Palestina yang telah bergabung menjadi mitra Adara, hadir pula.

Dalam kesempatan itu, Adara meluncurkan crowdfunding website dan mendeklarasikan terbentuknya FOL-PIP. Peluncuran ini untuk memudahkan donatur memilih dan mengenal berbagai program kemanusiaan untuk Palestina, serta berdonasi lewat website.

Website baru Adara ini juga memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan terkait update Palestina, Info Penyaluran dan Kabar Terbaru mengenai berbagai kegiatan dan aktivitas kepalestinaan.

Sementara itu, terbentuknya Forum Ormas dan Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina (FOL-PIP), menurut Ketua Adara, Nurjanah Hulwani, bertujuan memperkuat jejaring dan sinergi perempuan Indonesia untuk meningkatkan kepedulian kepada penderitaan bangsa, khususnya perempuan dan anak Palestina.

Ormas muslimah yang turut mendeklarasikan FOL-PIP adalah PP Muslimat Mathla’ul Anwar, PP Wanita PUI, PB Wanita Al Irsyad, PP Persaudaraan Muslimah, PP Wanita Islam, dan IGRA Jakarta Selatan, dan PP Wanita Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI).

Selain itu, Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND), PP Muslimat Hidayatullah, Korps HMI-wati (KOHATI) PB HMI, Korpres FORHATI, PP Muslimat Dewan Dakwah, PP Muslimat Al-Ittihadiyah, dan PP Muslimat Al-Washliyah.

Pada kesempatan itu, Nurjanah menyatakan, “Berjuang membantu membebaskan Palestina adalah kewajiban, karena di sana ada masjid umat Islam, Al Aqsa, dan tanah Palestina adalah tanah wakaf umat Islam yang sudah 78% dirampas dengan segala daya upaya dan kekuatan zionis Israel.”

Kiprah Adara dalam meningkatkan kepedulian untuk Palestina diakui oleh Habib Nabiel Al Musawa, Ketua Majelis Rasulullah. “Adara adalah lembaga yang amanah dan dengan program-program kemanusiaannya telah menunjukkan komitmen yang nyata dalam membantu anak dan perempuan Palestina.”

Ketua Umum Hijab Community, Putri Dwiandari juga mengapresiasi aksi nyata Adara dalam membantu Palestina. Tidak hanya itu, menurutnya Adara juga telah memberikan edukasi yang baik tentang kondisi terkini anak dan perempuan Palestina.

“Semangat saja tidak cukup untuk membantu Palestina, kita perlu pengetahuan yang cakap dan mumpuni, dan Adara sangat membantu saya dalam memahami sejarah dan makna Palestina, khususnya saya sebagai seorang muslim,” demikian ujarnya.

Ketua Umum PP Wanita PERTI (Persatuan Tarbiyah Islamiyah), yang sekaligus anggota presidium BMOIWI DR. Nelly Nailatie Maarif MBA menyatakan, banyak informasi yang tidak kita didapatkan dari media massa.

“Namun kami dapatkan dari Adara Relief International. Palestina adalah ladang amal umat Islam, sehingga umat Islam harus bersatu padu untuk menyelesaikan persoalan Palestina,” tuturnya. (tety)

Related posts

Kemitraan Koperasi Perlu Digalakkan

Tety Polmasari

Festival Kuliner Nusantara Wujud Peduli Makanan Nusantara

Tety Polmasari

Apple Stem Cell Plus Rambah Pasar Indonesia

Tety Polmasari

Leave a Comment