9.4 C
New York
03/04/2020
Aktual Kesra

Kepribadian Ekstrovet Antar Abid Marzuki Raih Gelar Doktor Pendidikan

 

Muhammad Abid Marzuki didmpingi keluarga, promotor, kopromotor dan Dewan Penguji Pascasarjana UNJ usai mempertahankan disertasinya Selasa (25/2).

 

POSSORE  JAKARTA – Banjir yang mengepung Jakarta sejak Senin (24/2) tengah malam kemarin tak menyurutkan tekad Muhammad Abid Marzuki, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi untuk mengikuti sidang promosi doktor yang digelar sekitar pukul 14.30-16.00 di Ruang Cy-Leam Lt. Gedung Bung Hatta Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Selasa (25/2) kemarin.

Di hadapan Sidang Senat Terbuka yang dihadiri Promotor Prof Dr Billy Tunas, M.Sc dan Kopromotor Dr Mukhtadi, MM serta Dewan Penguji Pascasarjana UNJ, promovendus berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Pengruh Budaya Organisasi, Kepribadian Ekstrovet, dan Motivasi Berprestasi Terhadap Perilaku Inovatif Pegawai Unit Pelayanan Pendidikan Pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Di hadapan Dewan Penguji, Abid Marzuki mengemukakant, dalam lingkungan dinamis yang terus mengalami perubahan seperti saat ini, perilaku inovatif menjadi pilar penting bagi organisasi atau perusahaan untuk dapat bersaing dan bertahan mengingat inovasi merupakan kebutuhan mendesak dan faktor penting pada era modern (Bernier, Hafsi, & Deschamps, 2015; Suseno, Standing, Gengatharen, & Nguyen, 2019)

Mengutip Santoso, Elidjen, Abdinagoro, dan Arief (2019) pria kelahiran Bekasi 12 Oktober 1959 menegaskan dalam kondisi lingkungan yang dinamis, organisasi tidak bisa lagi bekerja berdasarkan rutinitas karena tidak mungkin dapat merespon dengan cepat perubahan lingkungan.

Hal tersebut dibuktikan dari hasil suvei pendahuluanya di lingkungan Unit Pelayanan Pendidikan (UPP) pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang menjadi objek penelitiannya dimana. Hasil penelitian pendahuluan yang melibatkan 30 responden dengan tujuan untuk memperoleh gambaran awal tentang perilaku inovatif pegawai ini menunjukkan nilai rata-rata secara keseluruhan 3,1 dalam rentang skala 1 – 5, yang menggambarkan bahwa pegawai belum menunjukkan perilaku inovatif memadai atau dapat dikatakan kurang inovatif.

Sebetulnya kata promovendus yang menyelesaikan S1 nya di Fakultas Pendidikan King Saud University Riyadh Saudi Arabia (1989) dan S2 di Jurusan Pendidikan International Islamic University Malaysia (1995) itu, banyak faktor yang secara teoretik berpengaruh terhadap perilaku inovasi yang dapat mengatrol peningkatan kinerja, seperti budaya organisasi, kepribadian ekstrovet dan motivasi berprestasi.

Faktor budaya organisasi misalnya, berperan penting dalam mempengaruhi perilaku inovatif karena nilai-nilai yang menjadi acuan dalam organisasi dapat menjadi dayadorong dan semangat melahirkan inspirasi dan ide-ide kreatif.

Kepribadian yang positif dibutuhkan dalam rangka menghasilkan perilaku inovatif, khususnya kepribadian ekstrovert. Kepribadian ekstrovert disini terkait dengan kecenderungan seseorang untuk lebih menyukai berinteraksi dengan dunia luar, sehingga memungkinkan individu memiliki banyak pengetahuan dan inspirasi yang menjadi modal penting untuk dapat melakukan inovasi.

Selanjutnya faktor motivasi berprestasi juga sebagai pendorong penting untuk perilaku inovatif. Motivasi berprestasi merupakan dorongan dari dalam diri seseorang yang menggerakkan usaha-usaha dan kerja keras untuk mencapai hasil terbaik.

Dari uraian di atas, promovendus lalu menguji dengan melakukan penelitian Pengaruh Budaya Organisasi, Kepribadian Esktrovert dan Motivasi Berprestasi terhadap Perilaku Inovatif Pegawai Unit Pelayanan Pendidikan pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 118 pegawai yang diambil dengan teknik acak sederhana.

Pengumpulan data nya sendiri menggunakan kuesioner Skala Likert 1-5 dan analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Dan hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap perilaku inovatif pegawai, (2) terdapat pengaruh langsung positif kepribadian ekstrovert terhadap perilaku inovatif pegawai, (3) terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi terhadap perilaku inovatif pegawai

Seterusnya. (4) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi berprestasi pegawai, (5) terdapat pengaruh langsung positif kepribadian ekstrovert terhadap motivasi berprestasi pegawai, (6) terdapat pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap perilaku inovatif melalui motivasi berprestasi, dan (7) terdapat pengaruh tidak langsung kepribadian ekstrovert terhadap perilaku inovatif melalui motivasi berprestasi.

Berdasarkan hasil tersebut, faktor budaya organisasi, kepribadian ekstrovert dan motivasi berprestasi di Unit Pelayanan Pendidikan pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi perlu diperbaiki guna meningkatkan perilaku inovatif pegawai.

Atas hasil penelitiannya ini, oleh Dewan Penguji Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Muhammad Abid Marzuki dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan dengan predikat sangat memuaskan. (aryodewo)

 

Related posts

JOYON, Dispenser Galon Bawah yang Higienis dan Elegan

Tety Polmasari

Switch Management To get Project Executives

Tety Polmasari

Hetifah: Kaltim dan Kaltara Miliki Objek Wisata Alam dan Budaya

Tety Polmasari

Leave a Comment