7 C
New York
05/12/2020
Aktual Gaya Hidup

Tinggal di Rumah Saja, Herbalife Indonesia Ajak Masyarakat Tetap Aktif Bergerak

JAKARTA (Pos Sore) — Sejak Covid-19 mewabah di negeri ini, sejak itu masyarakat diimbau untuk tinggal di rumah saja sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus yang mematikan itu. Meski masyarakat tinggal di rumah saja bukan berarti tidak bisa melakukan kegiatan bersama dengan keluarga, teman-teman, relasi, atau sahabat.

Pertemuan memang tidak harus bertemu secara fisik karena masyarakat juga diminta untuk menjaga jarak dan tidak berkumpul atau berkerumun. Pertemuan bisa dilakukan secara virtual atau dalam jaringan internet dengan memanfaatkan aplikasi teknologi informasi seperti zoom meeting.

Seperti itulah yang dilakukan Herbalife Nutrition Indonesia, yang Senin (20/4/2020) pagi tadi, mengajak media untuk senam bersama, dilakukan secara bersama di rumah masing-masing. Senam yang dipandu Siska Siregar, instruktur senam Herbalife, ini cukup menguras energi dan membuat badan berkeringat. Senam bersama selama hampir 1,5 jam ini cukup menghibur juga di saat kita diterpa kebosanan karena terkurung di rumah.

Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, usai mengikuti senam bersama menyampaikan rasa prihatinnya atas wabah Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Semakin ke sini, justeru kasus penyebaran virus Corona terus saja meningkat.

Karenanya, Herbalife Nutrition Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, khususnya saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Mau tidak mau, masyarakat jadi harus lebih banyak berdiam diri di rumah, yang artinya semua aktivitas dikerjakan dari rumah, termasuk pekerjaan kantor.

“Lebih banyak berada di rumah bukan berarti kita harus bermalas-malasan. Aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh juga penting dilakukan. Asupan makanan juga harus diperhatikan, seperti nutrisi, serat, vitamin, dan protein. Jadi, asupan makanan bukan hanya enak, tetapi unsur-unsur yang dibutukan tubuh juga harus terpenuhi,” ujarnya.

Terkait imbauan pemerintah mengenai social distancing, Dewi mengatakan pihaknya selalu mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Terlebih tujuan utamanya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Herbalife Nutrition Indonesia juga menerapkam hal yang sama dengan membatasi jumlah orang yang ada di dalam kantor.

“Mulai Selasa (21/4/2020) jam operasional juga sudah akan kita kurangi, dari staf yang adapun kita lebih banyak yang bekerja dari rumahnya,” tambahnya. Meski demikian, sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap gaya hidup sehat dan aktif, Herbalife tetap menggelar berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat dan member-nya. Tentu saja dengan membatasi jarak dan jumlah orang.

“Masa Pandemi Covid-19 memang berdampak pada perubahan. Kami selalu mendukung pemerintah dalam mencegah perluasan Covid-19, terutama pada daerah-daerah yang berada di zona merah Covid-19,” paparnya.

Andam mengaku semua member Herbalife telah melakukan edukasi berupa senam atau zumba secara virtual dengan mengajak masyarakat di lingkungan atau komunitasnya. Pada kegiatan ini, masyarakat juga diedukasi tentang pentingnya kesehatan, konsumsi nutrisi yang baik, hingga pentingnya berolahraga, terutama di masa pandemi Covid-19.

Menjaga kesehatan dan imunitas menjadi penting terlebih sebentar lagi umat Islam menyambut Ramadhan. Ini berarti kesehatan harus dalam keadaan prima. Biasanya, kalau puasa asupan makanan yang dikonsumsi lebih luar biasa. Terutama saat buka puasa, semua yang manis-manis, dan makanan yang tidak pernah dibuat di hari biasa di bulan Ramadhan kita buat makanan itu seperti kolak, asinan, dan makanan khas Ramadhan lainnya.

“Kita harus benar-benar perhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, dan bukan hanya tertarik dari rasanya yang enak saja, tapi nutrisi dan kandungan lainnya juga perlu diperhatikan. Jangan lupa seratnya kemudian secukupnya sajadan jangan berlebihan. Kita harus lihat proteinnya cukup atau tidak, seratnya cukup atau tidak,” katanya.

Selain itu, orang berpuasa juga membutuhkan cairan yang cukup banyak, dan ini yang suka terlupakan sehingga tubuh menjadi lebih cepat lemas karena kekurangan asupan cairan. Pada saat berpuasa, pastinya seharian tubuh tidak ada asupan cairan (minum). Sebaiknya pada saat berbuka diusahakan minum minimal 2 liter air. Kemudian pada saat sahur juga, lebih banyak mengonsumsi protein, karena kenyangnya juga nantinya akan lebih lama.

Dewi juga menyarankan agar masyarakat terus berolahraga misalnya untuk jalan, lari pagi. “Jadi meskipun saat ini negara kita sedang mengalami pandemi Covid-19, kita jangan pernah berhenti bergerak. Terus bergerak, atau karena kita perlu membakar kalori dan menjaga otot agar tidak tegang,” ujarnya. 

Intan Pratiwi, Manager Corporate Communications Herbalife Indonesia, berharap, kegiatan senam virtual melalui platform aplikasi Zoom ini dapat bermanfaat bagi teman-teman media dan dapat menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Selama masa karantina di rumah, Herbalife akan rutin melakukan pertemuan seperti ini. (tety)

Related posts

Bayi Hebat Milna 2015: Abadikan Momen Si Kecil Tumbuh Sehat

Tety Polmasari

BTN Gaet LPDB-KUMKM Perkuat Modal KUMKM

Tety Polmasari

Menko Kesra: Tak Perlu Khawatir Manfaat Pelayanan Kesehatan Menurun

Tety Polmasari

Leave a Comment