24.1 C
New York
09/07/2020
Aktual

Melahirkan di Tengah Pandemi Covid-19? Ibu Hamil Tidak Perlu Khawatir

JAKARTA (Pos Sore) — Terbayang tidak melahirkan di tengah pandemi Covid-19? Pastinya ada rasa kekhawatiran mengingat virus ini masih ada. Khawatir sang buah hati terpapar dan waswas lainnya. Namun, yang harus ditekankan, persalinan di masa new normal pandemi Covid-19 adalah hal wajar.

“Jadi tidak perlu dikhawatirkan namun tetap patut diwaspadai agar jelang proses persalinan tidak ada paparan virus yang masuk mengenai ibu hamil,” kata Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. Aripin Syarifudin Sp.OG. dari Siloam Hospitals Silampari dalam diskusi virtual bertajuk “Persalinan pada Masa Pandemi Covid-19”, Jumat (29/5/2020)

Dikatakan, ada empat hal utama yang patut diperhatikan, yaitu konsisten dalam pemeriksaan umum, memberlakukan zonasi, penggunaan alat pelindung diri yang tepat, dan paska kelahiran. Persalinan non Covid itu wajib dilakukan di fasilitas kesehatan sesuai aturan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi.

“Ibu hamil tidak perlu khawatir saat persalinan karena petugas medis memberlakukan secara konsisten zonasi non Covid dan Covid serta penggunaan APD dalam proses kelahiran,” kata Aripin.

Dikatakan Aripin, manajemen Siloam Hospitals Silampari senantiasa memberikan rasa aman untuk masyarakat yang akan melakukan persalinan walaupun dalam kondisi pandemi maupun dalam periode new normal.

“Rasa aman akan kami jamin. Intinya, proses persalinan akan kami kawal sejak tahap pertama yaitu pemeriksaan Early Warning System’ dan melalui Rapid Test kemudian penempatan ruangan khusus pada proses persalinan. Tujuannya adalah memutus transmisi virus,” tambah Aripin.

Bagaimana selanjutnya setelah persalinan? Poin utama adalah bayi tetap diberikan ASI oleh ibu namun dengan menggunakan masker dan pelindung muka. Selama perawatan, bayi diisolasi untuk sementara waktu hingga sang bayi diberikan tes swab dari lendir tenggorokannya.

“Kami tetap memonitor Kesehatan ibu dan bayi hingga paska persalinan. Satu hal yang bisa dilihat adalah dari internal medis persalinan, yaitu tim medis persalinan berjumlah efisien agar transisi virus ditekan seminimal mungkin. Jadi sekali lagi ibu hamil tidak perlu khawatir saat memasuki proses persalinan,” tandas Dr. Aripin Syarifudin Sp.OG. (tety)

Related posts

Lima Finalis RedAsik Unjuk Talenta Bermusik Akustik

Tety Polmasari

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah ‘The 6th Tafisa World Sports For All 2016’

Tety Polmasari

Ibu Suruh Anak Jual Sabu Diburu Polisi

Tety Polmasari

Leave a Comment