23.4 C
New York
09/08/2020
Jabodetabek

Wagub Ariza Pastikan Food Station Jaga Stabilitas Pangan DKI

Jakarta (Possore.com) — Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengapresiasi kinerja dan sinergitas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) klaster pangan PT Food Station Tjipinang Jaya satu BUMD Cluster Pangan yang telah menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta.

Wagub Ariza berharap Food Station terus memainkan perannya dengan baik dalam menstabilkan harga pangan guna menekan laju inflasi.

“Inilah yang kita minta supaya ini terus dilaksanakan. Dan yang penting terkait stabilitas harga, juga tugas Food Station memastikan inflasinya kecil. Jadi ini sudah dilakukan Food Station, bahkan kita juga memastikan pakan dari ternak juga terjangkau baik dengan harga yang sesuai. Karena kami ingin memastikan kesediaan pasokan, kestabilan harga, dan kualitas produknya,” papar Ariza saat mengunjungi Food Station di Pisangan Lama Jakarta Timur, akhir pekan kemarin.

Ia berpesan agar Food Station terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Diantaranya memberikan kesempatan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar ikut berkolaborasi sebagai pemasok bahan pangan.

Kolaborasi tersebut, lanjut dia, guna memenuhi ketersediaan pasokan pangan di Jakarta dengan harga dan kualitas yang baik, terutama komoditas beras

Food Station juga menyiapkan telur, bawang putih, minyak goreng, kornet, ikan, susu, dan lainnya, termasuk gula, ini proses yang baik.

“Jadi DKI Jakarta ini, seperti harapan Pak Gubernur untuk memberikan kesempatan Gakpoktan/petani di seluruh Indonesia yang surplus berasnya bisa dipasok ke Jakarta dengan harga yang baik. Kami bekerja sama dengan seluruh daerah di Indonesia,” jelas Wagub.

Dalam kunjungannya itu Wagub juga mengimbau seluruh unit kegiatan masyarakat di Ibu Kota Jakarta tetap melaksanakan protokol kesehatan pengendalian COVID-19 secara disiplin di saat perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase 1.

Termasuk pabrik yang memproduksi dan mendistribusikan komoditas pangan, ataupun gudang sebagai tempat penyimpanannya.

Wagub ingin memastikan semua unit kegiatan harus memenuhi protokol COVID-19 di masa PSBB transisi. Tidak hanya pasar, rumah ibadah, kantor, mall, tapi juga pabrik.

Ia menyebut pabrik ini tempat berkumpul orang dalam jumlah besar dan potensi interaksi juga penyebaran virus juga tinggi.

“Alhamdulillah pabrik Food Station, di Pasar Beras Cipinang ini seluruhnya melaksanakan Protokol COVID-19,” jelasnya.

Related posts

Gereja di Jakarta Dijaga Ketat

Tety Polmasari

Warga Tolak Talangan Kompensasi Bau dari Pemkot Bekasi

Tety Polmasari

Ahok Diminta Evaluasi Pejabat ULP DKI

Tety Polmasari

Leave a Comment