4.7 C
New York
01/11/2020
Aktual Ekonomi

Sania Exclusive Masterclass Bantu Hidupkan Usaha Makanan Rumahan di Masa Pandemi

JAKARTA (Pos Sore) — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah yang membatasi masyarakat dalam beraktivitas di luar rumah, ternyata memunculkan peluang untuk memulai usaha makanan dari rumah agar tetap produktif dan mendapatkan penghasilan.

Sayangnya, karena kurangnya pengalaman, pengetahuan, maupun modal menjadi kendala yang menghambat para pelaku usaha makanan baru untuk berkembang secara optimal. Melihat kondisi tersebut, brand tepung terigu Sania dari Wilmar Indonesia lantas mempersembahkan program Sania Exclusive Masterclass.

“Ini adalah program untuk membantu para pelaku usaha makanan rumahan yang baru memulai usahanya untuk mengembangkan usahanya. Para pelaku usaha ini mendapatkan bantuan modal usaha total senilai Rp50 juta serta pelatihan online secara eksklusif bersama empat master di bidangnya,” kata Nuri Rialen yang akrab disapa Nuri, Marketing Manager Sania

Melanjutkan program #BerbagiKebaikan yang sukses diselenggarakan tahun lalu, Sania Exclusive Masterclass memberi kesempatan bagi pelaku usaha rumahan untuk meningkatkan skills berwirausaha dan beradaptasi di tengah kondisi pandemi saat ini. Melalui program Sania Exclusive Masterclass, para pengusaha makanan rumahan berkesempatan mendapatkan bantuan ini.

Nuri mengatakan, pihaknya melihat usaha makanan rumahan memiliki potensi yang luar biasa untuk membantu bangkitnya perekonomian Indonesia di saat-saat seperti ini. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan bimbingan dari mentor yang tepat agar para pelaku usaha rumahan saat ini dapat berkembang dan meraih keuntungan.

Caranya cukup mudah. Para pelaku usaha diminta mengunggah foto menu andalan usahanya serta menceritakan latar belakang usaha di media sosial dengan tag Instagram @pastisania hingga 13 Oktober 2020. Para pelaku yang menggunakan bahan baku tepung terigu protein sedang ini diutamakan yang tengah berjualan secara online <1 tahun.

“Lalu, akan ada 10 peserta terbaik yang dipilih untuk berkesempatan mendapatkan modal usaha senilai puluhan juta rupiah dan akan dibina melalui empat kelas eksklusif yang diselenggarakan secara online untuk mengembangkan usahanya,” jelas Nuri.

Kelas pertama yaitu Kitchen Class bersama Chef Yongki Gunawan, master baking Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Kemudian Photography Class bersama Charlie Sugiri, master food photography yang telah dipercaya menangani lebih dari 100 klien Food & Beverage.

Ada juga Marketing Class bersama Yosef Baskoro, master online marketing yang merupakan creative marketer dan pendiri sekolahpebisnis.com. Terakhir, Finance Class bersama Yuszak Yahya, master UMKM Indonesia yang telah berhasil sukseskan ribuan wirausaha di 30 kota.

“Keempat topik pelatihan kelas online eksklusif tersebut telah kami siapkan dan sesuaikan dengan kebutuhan skill dalam mengembangkan usaha mereka di dalam kondisi pandemi saat ini,” tambahnya.

Pandemi Covid-19 memang membawa dampak bagi perekonomian Indonesia dan dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Keadaan perekonomian yang tidak stabil telah mengakibatkan maraknya kasus PHK di berbagai tempat.

Karena itu, pihaknya berharap, dari program tersebut bisa menjadi bekal sekaligus stimulus bagi para pelaku usaha makanan rumahan di Indonesia untuk tetap terus berkembang dan beradaptasi sehingga bisa menjadi pengusaha sukses yang handal di bidang kuliner. Yang pada akhirnya ikut berkontribusi membangkitkan perekonomuan Indonesia yang lesu akibat Covid-19. (tety)

Related posts

Waspada Paham ISIS Pada Anak Didik

Tety Polmasari

How To Start A Home-based Affiliate Organization On The Net

Tety Polmasari

ASPAKI: Jangan Terlalu Bergantung pada Produk Luar

Tety Polmasari

Leave a Comment