9.1 C
New York
30/10/2020
Aktual Internasional

Daewoong Pharmaceutical Mendapat Izin Lakukan Uji Klinis Obat Covid-19 ‘Niclosamide’ di Korea

JAKARTA (Pos Sore) — Daewoong Pharmaceutical dan Daewoong Therapeutics — anak perusahaan Daewoong Co., Ltd., pada 8 Oktober 2020, mengumumkan pengembangan pengobatan Covid-19 bernama ‘DWRX2003 telah mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Makanan dan Obat Korea (selanjutnya disebut MFDS) untuk segera dilakukan uji klinis fase 1 di Korea.

Perusahaan Daewoong saat ini juga masih melakukan uji klinis untuk perawatan Covid-19 berbasis sel punca bernama ‘DWP710’ di Indonesia dan uji klinis fase 2 untuk Camostat (Foistar) di Korea dan Meksiko yang diharapkan dapat memberikan efek terapeutik bagi pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang.

Uji klinis fase 1 untuk “DWRX2003” (nama bahan Niclosamide) di Korea akan dilakukan di Chungnam National University Hospital. Obat ini akan digunakan pada orang yang sehat dan administrasi dimulai pada Oktober 2020 ini.

Dalam uji klinis ini, Niclosamide atau plasebo akan ditetapkan secara acak, double blinded, terkontrol plasebo, dan diadministrasikan pada satu waktu untuk memastikan keamanan dan pemeliharaan konsentrasi obat dalam darah.

Daewoong Pharmaceutical juga mempercepat perkembangan global dengan melakukan uji klinis fase 1 untuk “DWRX2003” di India dan Filipina, termasuk Korea.

Di India, uji klinis fase 1 sedang dilakukan. Obat akan digunakan pada orang yang sehat, memastikan keamanan pada kelompok uji coba pertama, dan uji klinis untuk kelompok kedua sedang berlangsung dengan lancar. Di Filipina, uji klinis fase 1 pada pasien Covid-19 dilakukan untuk menguji keamanan dan efek obat tersebut.

Daewoong Pharmaceutical berencana untuk melakukan uji klinis multinasional fase 2 dan 3 dalam tahun ini berdasarkan hasil uji klinis Fase 1, dan akan segera mengajukan permohonan untuk mendapatkan Accelerated Approval dan Emergency Use Authorization setelah uji klinis fase 2 telah selesai.

Niclosamide dikenal sebagai obat yang dapat menghambat penetrasi dan ekskresi virus ke dalam sel tubuh manusia. DWRX2003 adalah produk yang dikembangkan dengan Niclosamide sebagai obat injeksi lepas lambat menggunakan teknologi pengiriman obat milik Daewoong Group.

Metode injeksi lepas lambat ini dapat memaksimalkan efektivitas obat dibandingkan dengan metode pemberian obat secara oral dan juga diharapkan mampu menjaga tingkat konsentrasi obat yang dapat mengobati penyakit virus hanya dengan sekali pemberian. Metode ini juga dapat menghindari efek samping sistem pencernaan (mual, muntah, dan lain-lain) yang terjadi apabila obat diberikan secara oral.

Sementara itu, berdasarkan uji klinis terhadap subjek hewan, Daewoong Pharmaceutical juga memastikan ‘DWRX2003’ dapat menurunkan tingkat kematian pada pasien Covid19. Dalam uji klinis ini, subjek hewan telah diberikan virus Covid-19 dan influenza secara bersamaan. Hal ini dilakukan untuk menguji efektivitas obat terhadap ‘twin-demic’, yang semakin menjadi kekhawatiran banyak orang di seluruh dunia.

Uji klinis Niclosmaide yang dilakukan terhadap hewan menunjukkan 40% dari kelompok yang diberikan plasebo telah mati, sedangkan kelompok yang diberikan pengobatan 12 jam sebelum terinfeksi dan 7 hari setelah terinfeksi virus memiliki angka kematian nol.

Skor gejala klinis pada hari kedua pemberian obat menunjukkan peningkatan kondisi yang luar biasa sebesar 75% dibandingkan dengan kelompok kontrol ketika obat diberikan setelah gejala klinis memburuk pada hari ke-7 setelah diberikan infeksi virus.

“Kami akan memfokuskan semua upaya kami untuk mempercepat uji klinis dan mempersiapkan fase 2 dan fase 3 di Indonesia serta menyelesaikan hasil uji klinis fase 1 sehingga kami dapat mengembangkan perawatan Covid-19 secepat mungkin,” kata Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical.

“Demi membantu pengobatan pasien COVID-19 di seluruh dunia, kami akan berusaha keras mengembangkan pengobatan Niclosamide dan Camostat serta memperluas penelitian dan pengembangan untuk penyakit infeksi virus,” tambahnya.

“Niclosamide adalah bahan yang telah terbukti memiliki efek yang dapat meningkatkan kondisi pasien COVID-19, dan kami berharap pengobatan ini dapat menekan komplikasi pada pasien kronis serta memberikan efek anti-virus yang kuat,” kata Min-seok Lee, CEO Daewoong Therapeutics.

“Kami akan bekerja sama dengan Daewoong Pharmaceutical untuk melakukan yang terbaik dalam berbagai penelitian dan pengembangan untuk mengembangka pengobatan yang efektif untuk penyakit infeksi virus lainnya,” lanjutnya. (tety)

Related posts

PKK Kelurahan Kembaran Kulon Ikuti Sosialisasi Empat Pilar

Tety Polmasari

Komut BTN Luncurkan Buku Leadership

bambang tri

Pertama di Dunia, Panda Cina Melahirkan Bayi Kembar Tiga

Tety Polmasari

Leave a Comment