9.1 C
New York
30/10/2020
Aktual Ekonomi Food

Bisnis e-Sambelin Cak Mono Kini Rambah Ayam dan Bebek Ungkep Khas Madura

JAKARTA (Pos Sore) – Dampak negatif pandemi Covid-19 bagi pelaku usaha mikro dan kecil memang luar biasa. Banyak yang tiarap, dan tak sedikit pula yang gulung tikar. Namun, tidak demikian dengan Darmono, pelaku usaha kecil yang melambungkan produk sambel kemasan dengan brand e-Sambelin.

“Di saat sulit seperti sekarang, kita harus berani melakukan inovasi produk dan ekspansi bisnis,” ungkap Darmono kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Dengan tetap memproduksi dan memasarkan produk sambel dalam kemasan e-Sambelin, Cak Mono sapaan akrab Darmono, mengembangkan sayap usaha dengan memproduksi ayam dan bebek ungkep siap dimasak dalam kemasan frozen.

“Saya menyediakan bebek ongkep dan ayam ongkep dengan cita rasa khas Madura. Ayam dan bebek ongkep ini untuk lebih memberikan kepraktisan kepada ibu-ibu rumah tangga agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan mengurangi aktifitas keluar rumah,” kata Cak Mono.

Kekhasan produk ayam dan bebek Cak Mono ini tetap terletak pada cita rasa sambelnya yang khas Madura. “Karena dalam bentuk kemasan frozen, maka konsumen bisa mengkonsumsinya dalam keadaan panas,” kata Cak Mono.

Bagi Cak Mono, inovasinya ini bertujuan juga untuk memanjakan dan memudahkan mendapatkan lauk-pauk bagi keluarga. “Ayam dan bebek ongkep e-Sambelin ini tinggal digoreng oleh konsumen dengan pendamping tetap sambel dari e-Sambelin. Praktis kan?” imbuh Cak Mono.

Mengapa memilih ayam dan bebek? “Saat pandemi seperti ini, banyak keluarga yang lebih mengutamakan kebutuhan pokok berupa pangan bagi keluarganya. Menu ayam dan bebek merupakan makanan yang disukai banyak orang, jelas Cak Mono.

Meski begitu, Cak Mono tidak meninggalkan produk sambel dalam kemasan yang sudah lama digelutinya. “Setiap pembelian ayam dan bebek, konsumen akan mendapatkan dua sambel. Yaitu, sambel Cak Mono dan sambel hitam khas bebek Madura,” ucap Cak Mono.

Diharapkan, dengan pola pemasaran seperti itu, ketika konsumen merasa kurang dengan sambelnya, maka bisa pesan e-Sambelin. “Sehingga, produk utama e-Sambelin sama-sama jalan,” tandas Cak Mono.

Belum lama meluncurkan ayam dan bebek ongkep, sambutan konsumen terbilang bagus dengan banyaknya pesanan. “Alhamdulillah, lewat jaringan pasar yang sudah terbentuk melalui media sosial, produk baru e-Sambelin ini bisa diterima pasar dengan baik,” ucap Cak Mono.

Soal rasa, Cak Mono menyerahkan ke konsumen. “Tapi, e-Sambelin selalu berkomitmen untuk selalu memanjakan lidah konsumen,” pungkas Cak Mono. (tety)

Related posts

20 Approaches to Make Your Web page Trustworthy On your Visitors

Tety Polmasari

Indofood dan Pergizi Pangan Indonesia Selenggarakan Pendidikan Sarapan Sehat

Tety Polmasari

Khawatir Disalahgunakan, Arab Stop Sumbangan untuk Anak Yatim Indonesia

Tety Polmasari

Leave a Comment