17.6 C
New York
24/10/2020
Aktual

Klinik Hayandra Hadirkan Layanan untuk Menjaga Kesehatan dan Fungsi Seksual Perempuan Menopause

JAKARTA (Pos Sore) — Bertepatan dengan peringatan Hari Menopause Sedunia, Klinik Hayandra meluncurkan “Center Menopause”, bersamaan dengan kegiatan webinar awam berjudul “Menjaga Kesehatan dan Fungsi Seksual Wanita di Masa Menopause secara Komprehensif”, Minggu (18/10/2020).

Center Menopause ini adalah layanan komprehensif bagi wanita usia menopause. Layanan berteknologi canggih yang meliputi cell therapy, dan deteksi dini kanker melalui pemeriksaan DNA.

Selain itu, meliputi pemeriksaan hormon, laser rejuvenasi dan rekonstruksi area intim, endometrial sampling biopsy, USG 4 dimensi untuk mendeteksi kelemahan otot dasar panggul, serta layanan estetik.

Sebagai CEO Klinik Hayandra Dr. dr. Karina, SpBP-RE, menjelaskan, Menopause Center ini dinilai penting karena tahap akhir proses biologis pada perempuan ini kerap juga dibarengi dengan sejumlah keluhan.

Terjadinya perubahan hormonal berupa penurunan produksi hormon seks wanita yaitu estrogen dan progesteron, kerap diikuti dengan berbagai gejala yang mengganggu, seperti hot flashes (rasa kepanasan).

CEO Klinik Hayandra Dr. dr. Karina, SpBP-RE

Gangguan lainnya berupa kulit kering, perubahan mood, sulit tidur, serta menurunnya kelenturan organ intim disertai dryness atau kering di area kewanitaan yang mengganggu fungsi seksual wanita.

Salah satu terapinya dengan proses rejuvenasi atau peremajaan sel yang menjadi faktor penting dalam ilmu anti aging. Berbagai literatur telah menunjukkan bahwa terapi sel mutakhir seperti stem cell, stromal vascular fraction (SVF), platelet-rich plasma (PRP) maupun immune cell therapy (ICT), berperan penting bagi wanita usia menopause.

“Bahkan dapat menurunkan resiko osteoporosis serta berbagai penyakit degeneratif,” kata doktor bidang ilmu biomedik dan spesialis bedah plastik, yang juga staf pengajar FK UPN Veteran Jakarta, ini.

Tak hanya itu, lanjutnya, teknologi minimal invasive seperti laser dan fat graft atau transfer lemak yang dipadukan dengan cell therapy, baik ke wajah, tangan yang mulai keriput dan bahkan ke area intim wanita, ternyata tidak hanya memperbaiki penampilan tapi juga memperbaiki kontur kulit dan elastisitas jaringan.

“Mengapa? Karena stem cell yang terbawa di lemak tersebut akan bekerja memperbaiki jaringan tempat lemak ditanamkan,” jelas Dr. Karina.

Dr. Fernandi Moegni, Sp.OG(K), dokter spesialis Obstetri Ginekologi konsultan Uroginekologi Rekonstruksi Klinik Hayandra, memaparkan sejumlah gangguan kemih yang dialami perempuan menopause.

Sementara itu, untuk mengatasi masalah gangguan berkemih yang biasa terjadi pada perempuan menopause, Dr. Fernandi Moegni, Sp.OG(K), dokter spesialis Obstetri Ginekologi konsultan Uroginekologi Rekonstruksi Klinik Hayandra, dengan terapi Laser Vagina yang dikombinasi dengan activated PRP (Platelet-Rich Plasma) yang diproses secara khusus.

“Terapi ini sangat membantu pertumbuhan serta penguatan struktur jaringan dinding vagina, maupun penanganan dryness dan gatal pada vaginal atrophy (penipisan dinding vagina) pada kondisi kurang hormon,” terang Dr. Fernandi Moegni yang juga Konsultan Uroginekologi Rekonstruksi Klinik Moegni.

Ia menjelaskan, gangguan berkemih yang paling umum terjadi pada kaum menopause adalah kencing berulang yang disebabkan kekurangan hormon estrogen, serta kencing bocor saat batuk, bersin dan beraktivitas akibat dari kelemahan struktur jaringan dinding vagina.

Untuk kencing bocor dengan gejala berat dapat dilakukan terapi pemasangan pita melalui vagina yang berbasis one day care tanpa rawat inap. “Teknik non invasive dan mutakhir semacam ini membuat pasien nyaman beraktivitas seperti biasa pasca terapi,” tutur dr. Fernandi.

dr. Anggara Mahardika, SpOG (memakai baju merah) memaparkan terapi-terapi yang bisa untuk mengatasi gangguan menopause

Sementara itu, dr. Anggara Mahardika, SpOG, menerangkan menopause akan dialami oleh seluruh wanita. Gejala menopause terdiri dari 3 bagian, yaitu gejala somatik seperti nyeri sendi, vagina kering, dyspareunia atau nyeri berhubungan intim, lalu gejala vasomotor seperti keringat malam & hot flashes, serta gejala psikis seperti insomnia dan mood swing.

“Tatalaksana untuk keluhan-keluhan ini dapat berupa terapi non hormonal seperti pengaturan pola makan, asupan suplemen, serta dapat berupa pemberian terapi hormon,” jelasnya.

Yang perlu diingat walaupun pemberian terapi hormon memiliki keuntungan menekan gejala menopause serta mengurangi resiko osteoporosis, namun terdapat pula peningkatan resiko terjadinya kanker rahim dan kanker usus besar.

“Karenanya, pemeriksaan yang komprehensif dalam suatu center menopause ini akan sangat menolong para wanita usia menopause untuk mendapatkan terapi yang terbaik,” tandasnya.

Apt. Nina Indarwaty, S.Farm, memaparkan, tentang perlunya pengaturan pola makan serta asupan suplemen kalsium dan vitamin D3 dalam penatalaksanaan keluhan akibat menopause.

Apt. Nina Indarwaty, S.Farm., menguatkan tentang perlunya pengaturan pola makan serta asupan suplemen kalsium dan vitamin D3, termasuk mencermati kegunaan nutraceutical (terapi herbal) dan isoflavone dalam penatalaksanaan keluhan akibat menopause.

”Kekurangan vitamin D pada wanita menopause dapat memperburuk kondisi osteoporosis, serta menurunnya sistim pertahanan tubuh sehingga meningkatkan resiko penyakit kanker. Menurut literatur, pemberian rutin vitamin D3 dosis 2000-4800 IU/hari dapat memperbaiki defisiensi vitamin D & mempertahankan kadar normal D3 dalam darah,” ungkapnya lebih lanjut.

Menopause sendiri diartikan terhentinya menstruasi selama 1 tahun dan kemampuan reproduksi yang telah berakhir. Seiring dengan peningkatan usia, akan terjadi proses penuaan (aging). Salah satu proses aging normal pada wanita akan bermanifestasi menjadi fase menopause.

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), pada 2000, total populasi wanita yang mengalami menopause di seluruh dunia mencapai 645 juta orang, tahun 2010 mencapai 894 juta orang dan diperkirakan pada tahun 2030 akan mencapai 1,2 milyar orang. (tety)

Related posts

Miliki Bank Besar Untuk Saingi Malaysia?

Tety Polmasari

Komisi IV DPR RI Kawal Pembentukan Badan Pangan

Tety Polmasari

Jokowi: Atasi Banjir Di Grogol Tinggikan Tanggul Dan Mulut Saluran

Tety Polmasari

Leave a Comment