10.1 C
New York
01/12/2020
Aktual Internasional

‘Obat Hipertensi dan Dislipidemia’ dari Daewoong Pharmaceutical Terbukti Efektif Turunkan Tekanan Darah

JAKARTA (Pos Sore) — Hari ini, Senin (16/11/2020) Daewoong Pharmaceutical mengumumkan studi penelitian tentang efek penurun tekanan darah yang terkandung dalam pengobatan hipertensi dan dislipidemia yang diproduksi oleh perusahaan telah terdaftar pada American Journal of Therapeutics — Jurnal Akademik SCI tingkat Internasional. Obat ini merupakan obat kombinasi Olmesartan dan Rosuvastatin.

Penelitian tersebut dilakukan pada 112 pasien berusia di atas 18 tahun yang memiliki gejala arteri koroner akut disertai dengan hipertensi. Penelitian dilakukan dengan mengelompokkan pasien secara acak ke dalam kelompok pengobatan hipertensi dan dislipidemia Daewoong Pharmaceutical (55 pasien) dan kelompok pengobatan angiotensin Ⅱ receptor blocker (ARB) selain kombinasi Olmesartan & Atorvastatin (57 pasien).

Selama 12 bulan masa tindak lanjut dan pengamatan, penelitian melacak tingkat kontrol tekanan darah dan kolesterol pasien serta melakukan perbandingan efek pengobatan.

Hasilnya, penelitian tersebut membuktikan bahwa kelompok pengobatan hipertensi-dislipidemia Daewoong Pharmaceutical menunjukkan adanya penurunan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan dibandingkan dengan kelompok pengobatan kombinasi ARB + atorvastatin. Konsentrasi lipid pada pasien juga meningkat, termasuk penurunan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) yang signifikan.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan adanya tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi melalui pengobatan kombinasi berdosis tetap dibandingkan dengan penggunaan obat secara terpisah.

Pada periode tindak lanjut selama 12 bulan, terdapat 5 pasien dari kelompok pengobatan kombinasi hipertensi-dislipidemia Daewoong yang menghentikan penggunaan obat, sedangkan terdapat total 20 pasien dari kelompok kombinasi obat individu ARB + atorvastatin yang menghentikan penggunaan obat.

Obat antihipertensi dan obat statin diketahui telah terbukti memiliki efek mengurangi kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular. Karena itu, tingkat kepatuhan penggunaan obat sangatlah penting dalam hal pencegahan kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien dengan gejala arteri koroner.

Jin-man Cho, Director of the Cardiovascular Center dari Kyung Hee University Hospital di Gangdong, yang melakukan penelitian klinis ini mengatakan, Olmesartan memiliki siklus half-life (paruh waktu) yang lebih lama dibandingkan dengan ARB lain dan memiliki efek pengontrol tekanan darah yang sangat baik.

Sementara itu, Rosuvastatin menunjukkan efek penurunan LDL-C yang signifikan bahkan pada dosis rendah dibandingkan dengan obat statin lainnya. Studi tersebut dilakukan dengan hipotesis bahwa kombinasi kedua komponen tersebut akan lebih unggul dari obat lain.

“Studi tersebut juga menegaskan pengobatan kombinasi berdosis tetap memiliki tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi dibandingkan dengan mengonsumsi obat secara terpisah sehingga membantu pasien menjalani proses pengobatan dengan baik. Sebagai hasilnya, pengobatan tersebut ternyata lebih efektif dalam mengendalikan tekanan darah dan kolesterol,” katanya.

Chang-woo Suh, Presiden Direktur PT Daewoong Infion, mengatakan, hasil penelitian klinis yang telah terdaftar di salah satu jurnal medis terkemuka di dunia ini akan memberikan kesempatan besar bagi obat hipertensi dan dislipidemia yang kami kembangkan agar menjadi lebih diakui.

“Melalui R&D yang berkelanjutan, Daewoong akan berusaha keras untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup banyak pasien yang menderita hipertensi dan dislipidemia,” katanya.

Pengobatan hipertensi dan dislipidemia dari Daewoong Pharmaceutical yang telah tercantum dalam jurnal internasional tingkat SCI adalah obat kombinasi baru yang dimodifikasi secara bertahap dan dikembangkan oleh teknologi perusahaan.

“Tingkat penyerapan obat dalam tubuh dapat dioptimalkan dengan memanfatkan teknologi release rate-controlled double-layer tablet formation, sebuah teknologi platform yang dipatenkan oleh Daewoong Pharmaceutical,” katanya.

Sebagai pengakuan atas keunggulan teknologi perusahaan, Daewoong Pharmaceutical telah menerima Technology Prize dalam acara 16th Korea New Drug Development Awards pada 2015 dan telah terpilih sebagai salah satu dari 100 perusahaan nasional dengan pencapaian bidang R&D terbaik pada 2020.

Sementara itu, Daewoong Infion, yang merupakan perusahaan joint venture Daewoong Pharmaceutical di Indonesia, saat ini sedang mencari perusahaan rekanan di bidang distribusi dan pemasaran dengan tujuan untuk memasok obatnya di dalam negeri tahun ini.

Obat kombinasi Olmesartan dan Rosuvastatin dari Daewoong adalah pengobatan kombinasi statin + ARB pertama di Indonesia. Obat baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia sebagai pengobatan yang manjur untuk hipertensi dan dislipidemia yang merupakan penyakit kardiovaskular nomor satu di Indonesia. (tety)

Related posts

Iluni UI Demo Tuntut Bubarkan Pansus Angket KPK

Tety Polmasari

LLP-KUKM Dorong UKM Masuk Digital Ekonomi

Tety Polmasari

Harga OP Bawang Putih di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang, Rp19.900 per Kg

Tety Polmasari

Leave a Comment