10.1 C
New York
01/12/2020
Aktual Ekonomi

Jamsyar dan Bank Sinarmas Tandatangani Nota Kesepahaman

JAKARTA (Pos Sore) — Jamkrindo Syariah (Jamsyar) dan PT Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah (UUS) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), di The Grand Mansion Menteng Jakarta, Selasa (17/11/2020). MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama Jamsyar, Gatot Suprabowo dan Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirto Wijoyo.

Penandatangan MoU ini bentuk dukungan Jamsyar bersama dengan Bank Sinarmas dalam mendukung pertumbuhan bisnis syariah serta meningkatkan strategi layanan prima perbankan. Penandatangan ini adalah wujud Jamsyar dan Bank Sinarmas untuk terus berinovasi dan mendorong pergerakan ekonomi di tengah pandemi yang saat ini masih berlangsung.

Dalam acara tersebut hadir juga Direktur Operasional Jamsyar Achmad Sonhadji, Direktur Sharia PT Bank Sinarmas, Tbk Halim, Bukhori Muslim dan Ahmadi Sukarno selaku Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sinarmas, Tbk., serta para pejabat dari kedua belah pihak.

Melalui jalinan hubungan kemitraan Jamkrindo Syariah dan Bank Sinarmas berharap dapat saling melengkapi dan menciptakan solusi kreatif yang menjawab seluruh pemenuhan nilai-nilai kebutuhan masyarakat dan Terjamin Jamsyar.

Direktur Utama Jamsyar, Gatot Suprabowo

“Kerjasama Jamsyar dan Bank Sinarmas ini Insya Allah menjadi cerminan optimisme kita untuk tetap memberikan kontribusi dan karya terbaik bagi negeri ini, khususnya bagi perekenomian nasional. Penandatanganan nota kesepahaman ini akan menjadi awal untuk Kerjasama yang saling memberi nilai antara JamSyar dan Bank Sinarmas-UUS (Unit Usaha Syariah, Red),” kata Dirut Jamsyar Gatot Suprabowo.

Berikut adalah produk Penjaminan
Jamsyar yang dapat mendukung peningkatan kinerja perbankan:

  1. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Multiguna/Konsumtif;
  2. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan KPR Syariah;
  3. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Program Pemerintah;
  4. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa;
  5. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Umum;
  6. Penjaminan (Kafalah) Supply Chain Financing;
  7. Penjaminan (Kafalah) Kontra Bank Garansi
  8. Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan Lainnya

Di samping produk penjaminan komersial, JamSyar juga terus mendukung penjaminan pembiayaan program-program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan UMKM dan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Penjaminan program pemerintah tersebut
diharapkan dapat menopang perekonomian Indonesia. Selama ini UMKM memberikan
kontribusi sebesar 60 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sektor tersebut juga menyerap 97 persen dari total angkatan kerja Indonesia.

Di sisi lain, realisasi penyaluran Pembiayaan Bank di masa Covid-19 mengalami penurunan. Guna mengatasi permasalahan tersebut, pada Juni 2020, Pemerintah mencanangkan penyaluran pembiayaan Modal Kerja Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijamin oleh Lembaga Penjamin.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kembali gairah Perbankan dalam penyaluran pembiayaan terutama untuk pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

Saat ini terdapat 10 Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah yang telah bekerjasama dengan Jamkrindo Syariah untuk Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Program PEN.

Di samping itu, pertumbuhan asset Jamsyar di tiga tahun terakhir rata-rata mencapai angka 44,43 % per tahun. Posisi per 31 Oktober 2020 total asset Jamsyar adalah Rp. 1,4 triliun, sedangkan untuk pertumbuhan Imbal Jasa Kafalah rata-rata tiga tahun terakhir adalah 57,05%per tahun, sedangkan per 31 Oktober 2020 Imbal Jasa Kafalah sebesar Rp. 382,42 milyar.

IJK yang belum diakui sebagai pendapatan yang dicatat sebagai pendapatan ditangguhkan mencapai Rp. 633,65 milyar. Selain pendapatan ditangguhkan tersebut Jamsyar juga telah memupuk cadangan klaim, dimana pada posisi per 31 Oktober 2020 sebesar Rp. 21,9 milyar. Hal tersebut ditujukan untuk menjaga suistainability korporasi. Nilai cadangan klaim tersebut ditetapkan melebihi dari ketentuan minimal yang diatur dalam POJK.

Dengan demikian, persiapan Jamsyar dapat dikatakan sangat memadai untuk mengantisipasi risiko di masa depan dan menjaga pertumbuhan laba korporasi yang istimewa dan berkelanjutan. Kondisi keuangan tersebut mampu mendukung pertumbuhan bisnis penjaminan JamSyar dan sinergi dengan mitra perbankan dan pelaku usaha lainnya.

Atas kinerja yang Istimewa tersebut Jamsyar telah memperoleh berbagai perhargaan di berbagai bidang di antaranya Management Risiko, TI, Human Capital, Finance dan lain-lain. Salah satu award yang diterima adalah award dari Infobank untuk kategori “The Best Islamic Financing Guarantee Company” pada 2020. (tety)

Related posts

Kemenkop UKM Fasilitasi UMKM Terdampak Banjir

Tety Polmasari

Yorris Bertemu Ical

Tety Polmasari

APP Edukasi Pelajar Pentingnya Pengelolaan Air

Tety Polmasari

Leave a Comment