1.1 C
New York
27/01/2021
Aktual Ekonomi

Kembali Terpilih Menjadi Ketum IPEMI Periode 2020-2025, Ingrid Kansil Siapkan Program Unggulan

IPEMI mengakomodir seluruh potensi muslimah untuk meningkatkan kesejahteraan dalam upaya berkontribusi bagi kemajuan bangsa

JAKARTA (Pos Sore) — Ingrid Kansil terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) untuk periode 2020-2025. Ini berarti ini kali kedua Ingrid menjabat ketua umum organisasi yang dibentuknya itu. Ia dipercaya memimpin jutaan anggota IPEMI yang tersebar di 14 negara, 34 provinsi, 340 kabupatan/kota, 600 kecamatan, dan 120 desa.

Mantan anggota DPR ini terpilih lagi dalam gelaran Muktamar II dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri”, di Gedung Soho, Pancoran, Jakarta, Rabu (2/12/2020). Berbeda dengan Muktamar sebelumnya, pada Muktamar kali ini dilakukan secara virtual sebagai adaptasi dari kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Pelantikan Ketua Umum IPEMI periode 2020-205 dipimpin langsung oleh
Pembina IPEMI, Nurhayati Subakat, sosok pengusaha muslimah yang sukses membangun Brand kosmetik Wardah yang sekarang telah berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 12.000 karyawan. Saat in brand Wardah telah menjadi salah satu kosmetik halal yang direkomendasikan oleh
berbagai pihak dengan consumer terbanyak di Indonesia.

Dalam muktamar yang dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, ini diikuti oleh ratusan pengurus dan anggota IPEMI dari Pengurus Luar Negeri, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang, dan Pengurus Unit. Yang juga menjadi ajang silaturahmi pengurus, evaluasi, dan penentuan agenda strategis ke depan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Teten menyampaikan sinergi yang sudah dibangun oleh IPEMI dengan Pemerintah serta stakeholder lainnya perlu ditindaklanjuti. Tentu saja agar tercipta kemitraan strategis dalam merumuskan program-program kerja lainnya.

Dengan demikian, kebermanfaatan IPEMI dapat dirasakan secara luas oleh seluruh anggota IPEMI yang hingga saat ini sudah berjumlah kurang lebih 5 juta orang yang mayoritasnya merupakan pengusaha dan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

“Pemerintah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IPEMI karena dengan umur yang masih cukup muda, 5 tahun, sudah secara nyata berkontribusi dengan berbagai program kerja yang sejalan dengan visi pembangunan bangsa, khususnya dalam meningkatkan skala entrepreneur nasional yang hingga saat ini masih di angka 3,47%,” katanya.

Kementerian Koperasi dan UKM, lanjut menteri, akan secara penuh mendukung IPEMI dan siap untuk bersinergi. Saya berharap sejumlah program IPEMI dapat meningkatkan daya saing perempuan pengusaha UKM Indonesia. Bagaimana pun, mereka inilah pahlawan ekonomi Indonesia,” kata Teten.

Sementara itu, Ingrid menyampaikan ada beberapa agenda yang dibahas dalam Muktamar yaitu pembahasan perubahan AD/ART IPEMI, Program Kerja Strategis IPEMI, Peluncuran perdana Majalah IPEMI, dan Peluncuran Kartu Anggota IPEMI co-branding dengan Bank Syariah Mandiri (BSM).

Dipilihnya tema “Menggerakan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri” tidak lepas dari peran IPEMI selama ini yang aktif memberdayakan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik anggota dalam berbagai sektor antara lain kuliner, fesyen, craft, dan jasa.

“Terlebih di masa pandemi, peran IPEMI sangat penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional yang menjadikan UMKM sebagai ujung tombaknya,” katanya.

Ingrid menambahkan, Forum Muktamar II akan menghasilkan gagasan-gagasan yang bernas baik untuk kemajuan organisasi IPEMI maupun upaya membantu Pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Muktamar II IPEMI ini diharapkan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang berdampak positif untuk internal maupun eksternal.

Nurwahidah Saleh, Sekretaris Jenderal IPEMI, menambahkan, anggota IPEMI terdiri dari tiga unsur, yakni muslimah yang sudah menjadi pengusaha, muslimah yang ingin belajar menjadi pengusaha, dan muslimah yang ingin mendapatkan tambahan penghasilan untuk keluarga.

“Kami mengakomodir seluruh potensi muslimah untuk meningkatkan kesejahteraan dalam upaya berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Nurwahidah.

Ada empat program nasional yang diusung oleh Ipemi. Yaitu Warung Muslimah atau Galeri Ipemi, Salon Muslimah, Program Pendidikan dan Pelatihan, serta Program Sosialisasi/Profil para pelaku usaha di Majalah Ipemi. (tety)

Related posts

Sarapan Penting Bagi Tubuh dan Otak

Tety Polmasari

Korban Tertua Holocaust Meninggal di Usia 110 Tahun

Tety Polmasari

TKA Wajib Patuhi Aturan Ketenagakerjaan

Tety Polmasari

Leave a Comment