Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Butuh Peran Masyarakat

Rabu, 16 Apr 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Hampir semua golongan masyarakat terjangkiti penyalahgunaan narkoba, bahkan sampai daerah pelosok pedesaan. Presiden pun melalui intruksinya bernomor 12 tahun 2011 mencanangkan gerakan ‘Indonesia Negeri Bebas narkoba 2015’.

“Tapi mengingat begitu besar hambatan dan tantangannya, dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan hal itu,” kata Ketua Umum Kowani, Dewi Motik Pramono, dalam ‘Focus Group Discussion Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Masyarakat’, kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), di kantor Kowani, Selasa (15/4).

Dewi Motik mengatakan sampai saat masih banyak pemberitaan, kasus ketergantungan obat atau narkoba di masyarakat bukan semakin menurun tetapi semakin meningkat. Ini menunjukkan pengaruh narkoba ini bukanlah semakin menurun melainkan semakin meningkat dan meluas di semua kalangan masyarakat.

Kombes Pol Ir. Sri Haryati dari BNN menambahkan, penyalahgunaan narkoba di Indonesia penyelesaiannya tidak dapat hanya dilakukan oleh salah satu pihak saja, tetapi perlu peran masyarakat luas.

“Potensi masyarakat ini sebenarnya memiliki peran dan posisi yang strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba,” jelasnya dalam kesempatan yang sama. (tety

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015