10.1 C
New York
01/12/2020
Aktual

Pendukung Bang Haji Ambil Ancang-ancang

JAKARTA (Pos Sore) — Buntut ketidak pastian Partai Kebangkitan Bangsa mengusung Rhoma Irama sebagai Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden, para pendukung si Raja dangdut mengambil ancang-ancang.

Rhoma Irama sendiri terbuka peluang untuk partai apapun yang akan mengajak ber koalisi sejauh partai bersangkutan memiliki platform yang sama terutama tentang ke Islaman, keuamatan dan kebangsaan.

“Mungkin saja bila diajak merapat ke koalisi yang dimotori poros Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, asalkan memiliki platform yang sama dengan Bang Haji Rhoma Irama,” kata Tim Sukses Rhoma For Presiden Ramadhansyah, menjawab Pos Sore, di Jakarta, (29/4).

“Mungkin saja bila diajak merapat ke koalisi yang dimotori poros Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, asalkan memiliki platform yang sama dengan Bang Haji Rhoma Irama.”

Menurut Ramadhansyah, bagi Bang Haji Rhoma sendiri tidak meminta atau mengejar jabatan. Tapi karenan PKB di bawah kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar sejak awal memberikan kontrak untuk menaikkan perolehan suara PKB dengan komitmen akan mengusung Rhoma Irama menjadi Capres.

“Sekarang setalah PKB berhasil menaikkan perolehan suara 100 persen, ternyata mencalonkan nama yang semula tidak ada dalam daftar calon Presiden,” kata Ramadhansyah menyayangkan.

Itulah yang membuat ragu para pendukung Rhoma di seluruh Indonesia. Apakah PKB masih komitmen dengan kontrak awal.

Ia juga meminta agar para Elite PKB diminta tidak mengecilkan arti keberadaan Rhoma Irama.

Dengan terus menerus mengecilkan efek Rhoma di Pemilihan Legislatif kemarin, akan semakin menimbulkan rekasi para pendukung Rhoma.

“Saat ini para pendukung Rhoma yang berada di berbagai daerah seluruh Indonesia sedang mencermati langkah politik yang akan diambil ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.”

“Saat ini para pendukung Rhoma yang berada di berbagai daerah seluruh Indonesia sedang mencermati langkah politik yang akan diambil ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar,” ujar Ramadhansyah.

Daerah seperti Aceh, Jawa Barat, Kalimantan, itu bukan basisnya PKB. Tapi, daerah tersebut kini memperoleh suara PKB yang signifikan. Ini bukti bahwa Rhoma efek begitu meluas se antero Indonesia.

“Jika Bang Haji didholimi karena tidak konsisten dengan komitmen awal mencalonkan Presiden, tunggu saja efek Rhoma di Pilpres mendatang. Bahkan saya mendengar kabar, bila akhirnya PKB tidak mengajukan Bang Haji sebagai Capres atau Cawapres, ada Caleg terpilih PKB dari Aceh yang mengembalikan,” ungkap Ramadhansyah.(fur)

Related posts

Bangun PLTN, Presiden: Kaji Dulu Potensi yang Ada

Tety Polmasari

Ditangkap, Tukang Parkir Jambret Tas Nenek

Tety Polmasari

Bermain Judi 5 Lansia Diamankan

Tety Polmasari

Leave a Comment