KPK Bantah Pernyataan Menteri Agama dan Laporkan SDA ke SBY

JAKARTA (Pos Sore) – Selain menyatakan belum terpikir untuk mundur dari janbatan Menmteri Agama dan lebih fokus
pada penyelenggaraanibadah haji tahun ini agar lebih baik, Menteri Agama Suryadarma Ali (SDA) menyatakan, ia berdoa dan berharap mudah-mudahan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya karena salah paham.

Namun penjelasan SDA yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu langsung dibantah  KPK. Wakil Ketua KPK,Busryro Muqoddas, menegaskan pernyataan Menteri Agama,yang mengatakan penetapan dirinya sebagai kesalah pahaman itu tidak benar. KPK menurut Busyro memiliki bukti yang valid.

“Insya Allah enggak salah paham. (Kami) paham sekali, kami sudah ada dua alat bukti itu,” kata Busyro di kantornya, Jakarta, Jumat petang (23/5)

Ditetapkannya SDA sebagai tersangka,menurut Buysro, sudah melalui tahapan dan proses hukum yang ada di lembaganya. Dalam proses itu, pihaknya menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menentukan SDA sebagai tersangka.

Sebelumnya, SDA menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Agama, walau kini  ditetapkan sebagai tersangka kasus dana haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SDA mengatakan, dirinya tidak tahu apa-apa soal penetapan ini. Dia mengaku tidak tahu kenapa justru  dirinya yang disalahkan. Padahal ada Inspektorat Jenderal (Irjen) yang juga melakukan pengawasan.

SDA menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan penggunaan dana haji.  Penetaan status SDA ini juga sudah dilaporkan KPK kepada Presiden Yudhoyono yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina. Laporan ke Presiden ini, menurut Busyro, disampaikan melalui  Menteri Sekretarian Negara Sudi Silalahi setelah KPK menetapkan SDA sebagai tersangka.(lya)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!