LAN Susun Arsitektur Kabinet 2014-2019 Jadi 20 Kementerian

Selasa, 8 Jul 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga Administrasi Negara telah menyusun arsitektur kabinet 2014-2019. Arsitektur di tubuh pemerintahan yang hanya 20-24 kementerian ini diklaim lebih efisien dalam aspek kelembagaan, jumlah instansi dan jabatan struktural untuk pemerintah mendatang.

“Susunan arsitektur kabinet ini disusun karena saat ini banyak lembaga pemerintahan justru membuat roda pemerintahan tidak berjalan efektif, efisien dan proporsional,” kata Kepala Pusat Kajian Kinerja Kelembagaan LAN, Anwar Sanusi, saat diskusi publik dengan tema Arsitektur Kabinet 2014-2019 di kantor LAN, yang dihadiri tim sukses kedua pasangan capres/cawapres, kemarin.

Menurut Anwar, jumlah kementerian di Indonesia kebih besar ketimbang negara lain. Jumlah kementerian/lembaga di Indonesia mencapai 34, sementara di Tiongkok hanya 23 kementerian, Brasil 24 kementerian, Korea Selatan 17 kementerian, Jepang 11 kementerian, Malaysia 24 kementerian dan Thailand 26 kementerian.

Secara mikro, jelas Anwar, sebagian besar institusi pemerintah juga selalu melakukan pengembangan struktur setiap adanya pergantian kepemimpinan. Ini menciptakan persoalan baru, yakni tumpang tindih tugas dan fungsi antar lembga pemerintah.

“Keberadaan UU No 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang dijalankan sejak Kabinet Indonesia Bersatu jilid II masih belum bisa menghadirkan suatu potret kelembagaan pusat yang tepat ukuran dan tepat fungsi,” tandas Anwar. (tety)