Pemegang KKS Otomatis Dapat KIP

Selasa, 4 Nov 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ditunjukkan dalam bentuk pemberian bantuan tunai melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pemerintah menyadari layanan KIP ini untuk sementara belum sepenuhnya tersalurkan kepada siswa-siswa di seluruh Indonesia.

“Ada beberapa kemungkinan kenapa siswa tersebut belum mendapatkan KIP. Pertama, ketika didata anaknya tidak terdata di sekolah. Kedua, pada saat pendaftaran ada perubahan domisili. Ketiga, ada perubahan status siswa tersebut,” kata Spesialis Komunikasi dan Hubungan Luar, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Regi Wahono, di Jakarta.

Regi menyebut, data yang digunakan pada tahap awal peluncuran KIP saat ini, menggunakan data Bantuan Siswa Miskin (BSM) sehingga siswa yang mendapatkan BSM tahun lalu secara otomatis akan mendapatkan kartu yang juga berlaku di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Balai Latihan Kerja ini.

Orang tua siswa diminta mendaftarkan anaknya ke sekolah dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dilengkapi dengan Kartu Keluarga dan KTP.

“Selama ibu dan bapak memiliki KKS, anak Ibu dan Bapak akan mendapatkan KIP, sehingga ke depan, saya harap semua siswa dari keluarga kurang mampu baik yang masih sekolah maupun yang sudah putus sekolah akan mendapatkan KIP,” katanya. (tety)