11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual Gaya Hidup

Puan Maharani Pelopori Kampanye Minum Jamu Setiap Jumat

JAKARTA (Pos Sore) – Siapa yang tak kenal Puan Maharani. Putri Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri itu, meski sibuk tetap tubuhnya fit. Wajahnya terlihat segar. Rupanya Puan yang kini menjabat Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini, rutin minum jamu sejak SD.

Karena begitu besar manfaatnya jamu bagi kesehatan seseorang, sang menteri pun Menko mendukung pencanangan kampanye minum jamu setiap Jumat. Gerakan sehat minum jamu akan dimulai di seluruh kantor pemerintah mulai Jumat (19/12) ini.

“Tiap Jumat, minimal habis senam minum jamu tradisional. Ini penting supaya kita tetap menghargai produk dalam negeri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015,” katanya, saat pencanangan kampanye minum jamu setiap hari Jumat, Jumat (19/12).

Pencanangan kampanye ini dilakukan di Kantor Kementerian Perdagangan diawali dengan senam pagi. Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, yang meresmikan pencanangan itu, dan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga. Hadir pula, Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira, dan Putri Indonesia Pariwisata 2014, Estelita Liana.

“Saya sudah minum jamu sejak bangku sekolah dasar. Saat pertama kali minum jamu, saya menolak karena rasanya yang asam dan bau. Setelah dicampur madu, lama-kelamaan jadi suka dan sudah menjadi rutinitas,” ungkapnya.

Puan Maharani menyebut, karena kebiasaannya minum jamu sejak kecil ini yang membuat badannya menjadi lebih bugar dan singset. Karenanya, dengan adanya gerakan minum jamu ini, ia menyambut dengan sangat antusias.

Menteri Perdaganan, Rachmat Gobel, mengakui pencanangan minum jamu setiap Jumat ini memang dipelopori oleh Menko PMK, Puan Maharani. Karenanya, kementeriannya dan Kemenkop-UKM lantas menyosialisasikan minum jamu ini di semua kantor pemerintahan.

“Jamu adalah produk unggulan Indonesia yang harus terus dipromosikan, baik di dalam maupun di luar negeri. Terlebih, jamu merupakan produk herbal yang punya nilai budaya tinggi karena berusia lebih dari 1.200 tahun. Karenanya, promosi harus dilakukan di dalam negeri sendiri baru ke negeri orang. Jamu juga jadi bagian produk halal yang akan kita promosikan,” katanya. (tety)

Related posts

Bandar Sabu Simpan Sabu Di Jok Motor Diamankan

Tety Polmasari

Institut STIAMI Minta Pemerintah Desain Pajak yang Berkeadilan

Tety Polmasari

Delegasi Pengusaha Brunei Darussalam Kagumi Produk UKM 55 Mitra LLP-KUKM

Tety Polmasari

Leave a Comment