21.6 C
New York
18/09/2021
Aktual

DPD Tandatangani MoU Untuk Bangun Kalimantan

JAKARTA, (Pos Sore)- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama Gubernur se-Kalimantan, menandatangani kesepakatan (MoU) untuk membuat masterplan, rencana pembangunan strategis untuk seluruh wilayah se-Kalimantan, Kamis (29/4) agar daerah yang kaya akan tambang ini tidak tertinggal dengan daerah lain di seluruh Indonesia.Demikian disampaikan ketua DPD RI Irman Gusman bersama Teras Narang (Kalteng), Awang Farouk Ishak (Kaltim), dan perwakilan Gubernur Kalbar dan Kalteng di Gedung DPD/MPR RI Jakarta, Kamis (30/4). “Jadi, Kalimantan yang luasnya lima kali pulau Jawa ini harus disentuh oleh pemerintah. Apalagi Kalimantan berbatasan dengan Malaysia dan Brunei Darussalam,” tegas anggota DPD RI dari Sumatera Barat itu.Karena itu, Irman teringat dengan pesan Bung Karno pada tahun 1950-an, yang pernah mengatakan akan menjadikan Palangkaraya sebagai ibu kota negara, sehingga rencana strategis pembangunan Kalimantan sebagai satu kesatuan dari NKRI harus mendapat perhatian serius pemerintah. “Jadi, pembangunan Kalimantan itu suatu keniscayaan.”Teras Narang menegaskan jika 5 kepala daerah Kalimantan telah melaporkan ke DPD RI terkait pembangunan di 5 provinsi di Kalimantan. “Kalimantan ingin percepatan pembangunan dan betul-betul untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara, maka kita sepakat untuk perencanaan pembangunan andalan. Era minyak sudah berlalu, dan era kayu sudah berlalu, maka ke depan harus menjadikan kemajuan Kalimantan dan sejajar dengan provinsi yang lain,” tambah politisi PDIP itu.wang Farouk Ishak berpendapat, bahwa pertemuan dengan DPD RI ini sebagai kelanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan Presiden Jokowi, agar Kalimantan mendapat perhatian sama dengan provinsi-provinsi yang lain di Indonesia. “Apalagi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan berhasil masuk peringkat 16 bandara dengan tingkat layanan terbaik di dunia, berdasarkan survei Airport Service Quality (ASQ) yang dilakukan oleh Airport Council International (ACI),” kata Awang.Selain itu menurut Awang, tak ada gempa, tak ada kerusuhan, dan aman di Kalimantan. Karena itu dia meminta pemerintah pusat tidak membuat Kalimantan frustrasi dan stres seperti di Jakarta, agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan NKRI. “Jangan sampai kami dibuat frustrasi dan stres, agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan NKRI,” demikian Awang. (akhir)

Related posts

Penerapan Pph 1% Memberatkan UKM

Tety Polmasari

Pundi-Pundi DPK BTN Terus Terisi Di Masa Pandemi Covid-19

bambang tri

Sukses Asian Games 2018 Jangan Buat Pemerintah Terlena

Tety Polmasari

Leave a Comment