Soenmandjaya: Pemerintah harus kajinulang soal radikalisme

Senin, 29 Jun 2015
DIALOG PILAR NEGARA - Ketua Fraksi PKS MPR-RI TB Soenmandjaja (kanan) bersama Ahli Hukum Tatanegara Hamid Chalid (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi Dialog Pilar Negara dengan tema "Menangkal Radikalisme Melalui Imunisasi Ideologi" diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekrjasama dengan Humas MPR-RI di ruang Presentasi Perpustakaa Nusantara IV Jakarta.Senin (29/6).Foto:Bambang Tri P

JAKARTA (Pos Sore)-Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) MPR RI, Soenmandjaja menilai, radikalisme tetap tumbuh jika tidak dicari akar masalah dan penyelesaiannya.Karena itu, pemerintah harus mengaji ulang untuk mencari penyelesaian soal radikalisme ini. “Jangan karena kebijakan yang dibuat memacu untuk orang berbuat radikal seperti dirasakan ada ketimpangan dan ketidakadilan,” kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat itu dalam dialog kenegaraan dengan tema ‘Antisipasi Radikalisme dengan Imunisasi Ideologi’, Senin (29/6).
Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, salah satu upaya mengurangi radikalisme adalah dengan ideologi seperti sosialisasi Pancasila. “Berdasarkan UU, MPR RI punya tugas sosialisasikan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Disinilah, MPR terus berupaya agar masyarakat Indonesia itu mengenal ideologi,” kata dia.(akhir)