45 Tahun Jamkrindo, Semakin Kokoh Mendukung Penyebaran UMKMK

Kamis, 2 Jul 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Perum Jamkrindo di usianya yang ke-45 tahun bertekad terus tumbuh secara agresif. Terutama dalam hal memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK), yang merupakan tulang punggung perekonomian bangsa, dengan cara memberikan penjaminan kredit.

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S. Anwar, mengatakan, salah satu langkah menggapai upaya tersebut yakni dengan menjalankan road map penguatan daya saing guna meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan.

“Sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan, Jamkrindo yakin dengan memegang dan menjalankan motto TRUST (Terpercaya, Responsif, Unggul, Sehat dan Terkemuka) maka perusahaan telah berada di jalur yang tepat menjadi perusahaan penjaminan terdepan dalam mendukung perkembangan perekonomian nasional,” katanya, pada syukuran 45 Tahun Perum Jamkrindo, di Jakarta, Rabu (1/7) malam.

Sejumlah capaian dengan tren meningkat juga dibukukan oleh Perum Jamkrindo di bidang keuangan. Sejak 2008 hingga Mei 2015 saja, jumlah UMKM yang kreditnya dijamin oleh Jamkrindo mencapai 8,5 juta. Sementara nilai penjaminan total mencapai sekitar Rp.278,4 triliun. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja yang mampu diserap sekitar 11,34 juta orang.

Kontribusinya yang besar bagi perekonomian negara ditopang oleh performa perusahaan yang kuat. Mengutip laporan manajemen periode Mei 2015,tahun ini Perum Jamkrindo telah mengantongi total pendapatan mencapai Rp.823,14 miliar. Nilai ini terdiri dari pendapatan operasional (pendapatan penjaminan dan pendapatan investasi) Rp.722,27 miliar dan pendapatan lain-lain Rp.100,87 miliar.

Jamkrindo juga mengantongi laba sebelum pajak per 31 Mei 2015 mencapai Rp.333,04 miliar atau tumbuh sebesar 33,64% dari laba tahun sebelumnya untuk periode yang sama sebesar Rp.249,21 miliar.

Tak hanya itu. Perum Jamkrindo juga membukukan total realisasi jumlah kredit sebesar Rp.21,36 triliun. Terdiri dari Jumlah Kredit Penjaminan Non KUR sebesar Rp.20,38 triliun, dan Kredit Penjaminan KUR sebesar Rp.986,28 miliar.

Aset perusahaan juga terus tumbuh. Hingga 31 Mei 2015 manajemen mencatat aset senilai Rp.10,47 triliun atau meningkat sebesar 4,51% dari 31 Desember 2014. Sementara pencapaian ekuitas per 31 Mei 2015 sebesar Rp.8,65 triliun atau naik 2,73% dibandingkan Per 31 Desember 2014 dengan gearing ratio sebesar 10,58 kali. (tety)