Mentan Nilai Program UPSUS Percepatan Swasembada Pangan Berhasil

Sabtu, 4 Jul 2015

Pasar Minggu-20150703-01306

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan, program upaya khusus (UPSUS) percepatan pencapaian swasembada pangan selama 8 bulan ini membuah hasil. Produksi komoditas strategis seperti padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging, dan gula mengalami peningkatan.

Kemajuan yang sangat signifikan antara lain terjadinya peningkatan realisasi luas tambah tanam sebesar 369,9 ribu hektar. Selain itu, produksi padi meningkat 2,6 juta ton gabah kering giling (GKG). Dari 41,3 juta ton GKG pada Oktober 2013 – Maret 2014 menjadi 43,9 juta ton GKG pada Oktober 2014 – Maret 2015.

“Sementara peningkatan realisasi luas tambah tanam dan produksi padi karena dampak realisasi penyaluran pupuk pada periode Oktober 2014 – Maret 2015 yang mencapai lebih dari 26,5 juta ton atau 5,97%. Meningkat sebanyak 264,6 ribu ton dibanding periode yang sama tahun lalu,” sebut mentan, di press room, kemarin.

Selain itu, lanjut mentan, karena terealisasinya perbaikan jaringan irigasi tersier lebih dari 1 juta hektar (67,89%), terealisasinya optimasi lahan 294 ribu hektar (58,77%), serta terealisasinya bantuan traktor lebih dari 26 ribu unit (78,14%).

“Dari hasil kunjungan kerja saya di berbagai provinsi dan kabupaten, saya menyakini program UPSUS Swasembada Pangan yang telah dilaksanakan turut mendorong peningkatan produksi padi nasional,” ujarnya.

Berdasarkan Angka Ramalan I Badan Pusat Statistik tahun 2015, produksi padi mencapai 75,55 juta ton GKG, meningkat 6,64% dibandingkan dengan produksi pada tahun lalu. Karenanya, ia meminta seluruh jajaran Kementerian Pertanian untuk melanjutkan upaya ini hingga terwujud angka tetap yang bagus.

“Sekarang yang menjadi perhatian, saat ini kita menghadapi musim kemarau dan kejadian kekeringan di beberapa sentra produksi padi. Kita harus segera melakukan upaya antisiatif dan penanggulangan kekeringan sehingga sejak dini kita bisa mengurangi resiko kekeringan dan gagal panen,” tandasnya. (tety)