11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual

1000 Anak Bangsa Ikuti Semesta Ramadhan Go Green

Cileungsi-20150708-09461

CILEUNGSI (Pos Sore) — Sebanyak 1000 anak bangsa se-Jadetabek mengikuti kegiatan Semesta Ramadhan bertajuk ‘Lestari Alamku, Hijau Negeriku’ yang diadakan Lembaga Kemanusiaan ESQ di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Jawa Barat.

“Ini salah satu bentuk kampanye lingkungan dengan menanamkan cinta lingkungan dan mengenalkan gerakan go green kepada anak-anak, khususnya anak binaan LK ESQ,” kata General Manager LK ESQ, Thesiana Budisetianti, Rabu (8/7).

Mereka begitu asyik terlibat dalam berbagai aktivitas sebagai pengaplikasian kecintaan mereka terhadap lingkungan. Ada yang menanam, melukis caping, mewarnai, melihat kebun buah dengan kereta keliling, persentasi kompos, dan penjelasan tentang 3R (reduce, recycle, reuse). Semua dilakukan dengan penuh cita dan kegembiraan. Tampak antusias.

“Ini adalah saat yang tepat menyosialisasikan cinta lingkungan kepada anak-anak sebagai generasi muda. Kami berharap Semesta Ramadhan kali ini bisa memberikan pengalaman berharga pada mereka bahwa mencintai lingkungan menjadi kewajiban kita semua,” kata perempuan yang akrab dipanggil bunda Thesi itu.

Thesi menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya memang sedang fokus mengangkat isu lingkungan. Itu terlihat dari beberapa program yang telah dibuat. Semesta Ramadhan 2015 menjadi bagian dalam program cinta lingkungan tersebut.

Semua kegiatan yang dilaksanakan LK ESQ tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Setidaknya ada 8 perusahaan pendukung yang terlibat dalam kegiatan ini. Termasuk dukungan dari seluruh alumni ESQ melalui Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ.

Lea Irawan, Ketua Umum LK ESQ, menambahkan, program lain terkait lingkungan yang diusung LK ESQ adalah Ketahanan Pangan Mandiri (pertanian vertikal) dan Desa Emas. Pertanian vertikal yang menggunakan sistem aquaponik sangat membantu maslaah penghijauan, khususnya di perkotaan.

“Dengan sistem aquaponik ini, kita bisa menanam di lahan sempit dan sangat praktis dalam pemeliharaannya,” paparnya.

Pada program Ketahanan Pangan Mandiri ini LK ESQ mendorong masyarakat untuk mengelola dan menghasilkan berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan, seperti sayuran dan ikan organik di lingkungan rumah.

“Program ini bisa diterapkan di mana saja dan oleh siapa saja, semisal komunitas masyarakat, pesantren, panti asuhan, lingkungan RT atau keluarga,” katanya.

Sementara itu, melalui Program Desa Emas, LK ESQ akan melakukan pembenahan di desa-desa di Indonesia dengan potensi yang dimiliki. Diharapkan desa-desa tersebut akan mandiri secara ekonomi dengan mengandalkan potensi desa yang dimiliki. Dua desa pertama yang akan digarap ada;ah Desa Cibuntu di Kuningan, Jawa Barat, dan Desa Jengklik di Magelang, Jawa Tengah. (tety)

Related posts

Jakarta Terapkan PSBB, Wakil Rakyat Ajak Warga Ibu Kota Patuhi Arahan Gubernur

Akhir Tanjung

Pembantaian Papua, IPW Desak Jokowi Minta Maaf

Ramli Amin

Kementerian Kesehatan Siagakan Pos Kesehatan di Sepanjang Jalur Mudik Lebaran

Tety Polmasari

Leave a Comment