Tekan Angka Kekerasan Seksual pada Anak, KPPA Lakukan Ini

Minggu, 2 Agu 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, mengakui kasus kekerasan seksual pada anak terus meningkat. Dalam catatannya, sedikitnya dari tahun 2013 ke 2014 ada 3.500 lebih kasus.

Mengapa ini bisa terjadi? Pihaknya akan mewawancarai pelaku pencabulan hingga mengamati si anak. Lalu membuat kajian terhadap anak, bagaimana anak melihat keluarga, lingkungan, dan sekolah.

“Kami juga akan mewawancarai pelaku pencabulan untuk mengetahui apa latar belakang yang membuatnya melakukan itu,” ungkapnya di sela kampanye memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2015 bertema ‘Proklamasi Anak Indonesia’, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (2/8).

Untuk segera mendapatkan keterangan dari pelaku, pihaknya berencana mendatangi lembaga permasyarakatan (lapas), polres, hingga rumah sakit (RS). Diharapkan setelah mendapatkan jawaban tersebut, pihaknya bisa fokus menangani masalah.

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), jumlah kekerasan anak tahun 2010 sebanyak 171 kasus, 2011 sebanyak 2.178 kasus. Kemudian 2012 sebanyak 3.512 kasus, tahun 2013 sebesar 4.311 kasus. Tahun 2014 sebanyak 5.066 kasus. Terakhir, ada 6.006 kasus anak mulai awal tahun 2015 hingga saat ini. (tety)