300 Pelajar Indonesia Bersiap Belajar ke Negeri van Oranje

Sabtu, 8 Agu 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Sekitar 300 pelajar Indonesia berkumpul di Erasmus Huis Jakarta untuk menghadiri Pre Departure Briefing, acara tahunan yang diadakan Nuffic Neso Indonesia. Para pelajar tersebut mewakili lebih dari 1500 mahasiswa Indonesia yang studi di Belanda setiap tahunnya.

Pelajar Indonesia ini terbang ke Belanda beberapa minggu ke depan untuk melanjutkan studi S1, S2 dan S3 mulai bulan September di berbagai universitas di Belanda.

Tema utama Pre Departure Briefing tahun ini adalah: Pengalaman Mahasiswa Internasional. Melalui rangkaian acara informal dan santai yang terdiri dari kuis interaktif dan penampilan alumni, pelajar yang akan berangkat ke Belanda menerima informasi mengenai budaya Belanda. Para pelajar tersebut juga mendapatkan informasi praktis tentang kehidupan di Belanda.

IMG-20150808-09679

“Dengan 12 Universitas Belanda yang berada top 200 dunia, Saya percaya bahwa Anda akan menimba ilmu dengan sistem pendidikan kelas dunia. Saya juga menjamin Anda akan banyak mendapatkan pembelajaran berharga. Saya juga berharap ‘Dutch Experience’ akan menambah nilai pada pengembangan pribadi dan profesional yang akan sangat membantu Anda untuk menjadi global citizen” ujar Mervin Bakker, Direktur Nuffic Neso Indonesia, di Jakarta, Sabtu (8/8)

Menurutnya, pengalaman studi di Belanda dapat menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Hal tersebut telah dibuktikan oleh para penulis ‘Negeri van Oranje’ yang menulis novel best seller tentang pengalaman mereka sebagai pelajar di Belanda.

Saat ini novel ‘Negeri van Oranje’ sudah difilmkan oleh rumah produksi Falcon Pictures. Penulis dan pemain film ‘Negeri van Oranje’ yang hadir di Pre Departure Briefing 2015 turut berbagi pengalaman mereka ketika di negeri Belanda.

“Menurut saya Belanda adalah negara yang sangat menyenangkan! Orang-orangnya sangat ramah,” kata Ge Pamungkas, salah satu aktor film tersebut.

Tatjana Saphira, pemeran Lintang menambahkan, studi di Belanda akan memberikan pengalaman belajar di negara yang modern, tetapi lingkungannya akan membuat Anda seperti berada di rumah.

“Saya rasa studi di Belanda akan memberikan pengalaman berharga karena setiap kota mempunyai keindahan tersendiri,” ungkapnya.

Selain Ge Pamungkas dan Tatjana Saphira, juga ada Abimana Aryasatya dan Arifin Putra. Film Negeri van Oranje akan dirilis pada bulan Desember 2015.

Pada salah satu sesi di Pre Departure Briefing, sejumlah penerima beasiswa StuNed memberikan presentasi tentang ambisi dan motivasi mereka. Salah satu inspirasi utama mereka untuk belajar ke Belanda adalah para alumni Belanda.

Lebih lanjut lagi, bidang studi yang spesifik seperti manajemen pengairan dan teknologi pangan yang unggul di Belanda menjadi salah satu alasan kuat untuk melanjutkan studi mereka ke Belanda karena berkaitan erat dengan pembangunan Indonesia.

Pelajar Indonesia mengekspresikan antusiasme yang tinggi untuk studi di Belanda. Mereka juga berkeinginan untuk menjadi duta yang menghubungkan Indonesia-Belanda di masa mendatang. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015