6 C
New York
01/04/2020
Aktual

Banyak Temuan KP Belum Termanfaatkan

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengakui, saat ini masih banyak temuan di bidang kelautan dan perikanan yang belum termanfaatkan. Salah satu indikasinya, perikanan budidaya di Indonesia masih 90 persen bergantung pada pakan impor.

Seharusnya dengan luas laut Indonesa, pakan untuk perikanan budidaya bisa 100 persen dicukupi dari dalam negeri. Menurut Susi, tidak bisa dipenuhinya pakan perikanan budidaya ini akan mengganggu sektor KP, terlebih lagi dengan adanya tekanan nilai tukar rupiah. Dampaknya, akan membuat daya saing pembudidaya turun.

“Padahal competitiveness harus menjadi tujuan utama bangsa kita. Kalau tidak, kita akan tertinggal dan hanya menjadi korban kapitalisasi pasar. Kita tidak bisa menjadi produsen dan hanya bisa menjadi konsumen. Sehingga yang dibutuhkan sekarang itu, inovasi yang sangat erat kaitannya dengan efiesiensi dan sufficiency,” kata Susi saat peluncuran Inovasi Teknologi Balitbang KP, di kantornya, Selasa (11/8).

Karenanya, Susi menegaskan, menghasilkan temuan-temuan saja tidak cukup. Penemuan di bidang KP sebagaimana yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) KKP, harus bisa diterapkan dan diakses masyarakat banyak. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan untuk kemajuan negara.

“Inovasi itu harus dilakukan semua orang, tidak hanya pejabat, pelaku usaha, tapi juga nelayan dan pembudidaya. Namun, untuk mengejar tumbuhnya inovasi ini, pemerintah juga diminta tidak mengawang-awang,” tandasnya. (tety)

Related posts

Three or more Suggestions Every person Company Wants To Know About Institution Blogging Subject Material

Tety Polmasari

MENGISI KEMERDEKAAN

Tety Polmasari

Kemsos Gandeng DNIKSGarap Keluarga di Desa

Tety Polmasari

Leave a Comment