17.5 C
New York
13/05/2021
Aktual

Hasene Distribusikan 350 Sapi Kurban di Indonesia

Tebet-20150922-00486

JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga swadaya masyarakat Islam Turki di Jerman, Hasene, akan menyalurkan hewan kurban di Indonesia. Sebanyak 350 sapi kurban siap didistribusikan ke sejumlah titik di Indonesia.

Ini bagian dari program Sebar Qurban Nusantara untuk mendistribusikan hewan kurban ke pelosok nusantara.

Hasene tak sendiri dalam menyalurkan hewan kurban bertema ‘Qurbanisasi’ ini. Bersama OIC Alliance Aceh, Prof Inon dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sapi-sapi kurban itu didistribusikan dari daerah urban ke daerah yang membutuhkan.

“Hasene membawa pesan dari masyarakat muslim di Eropa yang memikirkan saudara seiman di seluruh dunia, termasuk di berbagai pelosok wilayah Indonesia,” kata Ufuk Sechgin, Direktur Hasene Asia Pasifik, di Jakarta, Selasa (22/9).

Jumlah hewan kurban yang disalurkan mencapai 350 sapi hasil donasi muslim di Jerman. Terbagi 200 sapi didistribusikan ke Aceh, 50 sapi ke Madura, 70 sapi ke Sumatera Utara, dan 30 sapi ke Papua wilayah Sorong.

Pendistribusian kurban sapi ke Aceh di antaranya ke anak-anak yatim di bawah kerjasama OIC dengan IZI.

Pihaknya meminta dukungan doa bagi umat Islam di Eropa yang kehidupan beragama Islam di negara barat tidak senyaman di Indonesia.

“Kami butuh dukungan doa dari sebanyak-banyaknya saudara-saudara seiman,” katanya.

Ufuk mengakui Indonesia negara kaya dengan sumberdaya yang berlimpah ruah dan sumberdaya manusia yang juga terbesar di dunia. Namun bukan berarti Indonesia tidak mengalami kesulitan dalam mendistribusikan berbagai hal mengingat Indonesia negara kepulauan.

“Kondisi geografis Indonesia juga sulit untuk ditempuh terutama menuju pulau terpencil, jadi kami menilai Indonesia perlu dukungan berbagai pihak dalam menyalurkan hewan kurban,” tambahnya.

Direktur Utama IZI Wildhan Dewayana, menambahkan, pihaknya akan mendistribusikan 30 ekor sapi di 9 titik Papua Sorong. Mengapa di sini karena 55% warga Papua mualaf sehingga perlu dukungan saudara seiman dari penjuru nusantara.

“Sorong juga wilayah terpencil dengan pertumbuhan ekonomi rendah dengan pendapatan sebulan rata-rata Rp100 ribu,” tuturnya.

Prof. Inon, relawan Hasene, menambahkan, daging kurban tidak didistribusikan untuk pengungsi, melainkan kepada anak yatim piatu dan fakir miskin.

Hadir dalam kesempatan ini, Direktur OKI (Organisasi Kerjasama Islam) Alliance Aceh Mugni Affan Abdullah. (tety)

Related posts

Koperasi Siap Percepat Serapan 2 Juta Ton Gabah pada Juni-Juli 2015

Tety Polmasari

Indonesia Dibayangi Resesi, Anggota DPR Ini Minta Pemerintah Perbaiki Kinerja

Tety Polmasari

Kurang Peminat, Indonesia Kekurangan Tenaga Ahli Epidemiologi

Tety Polmasari

Leave a Comment