Beras dari Padi Lahan Rawa Cocok Bagi Penderita Diabetes

Rabu, 23 Sep 2015

JAKARTA (Pos Sore) – Dibandingkan padi yang ditanam di lahan sawah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Muhammad Syakir, MS, mengungkapkan, padi yang ditanam di lahan rawa punya karakter unik.

Unik karena memiliki punya indeks glikemik rendah yang sangat cocok bagi penderita diabetes, kaya kandungan mineral zat besi (Fe) yang cocok bagi penderita anemia, serta kandungan Selenin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Padi ini juga baik untuk pembentukan sel darah merah.

“Beras yang dihasilkan dari lahan rawa ini merupakan varietas padi Inpara. Padi khususnya yang ditanam di lahan rawa lebak telah teruji memiliki indeks glikemik yang rendah,” jelas Muhammad Syakir, di Jakarta, Rabu (23/9).

Indeks glikemik adalah tingkatan bahan pangan menurut pengaruhnya. Semakin tinggi indeks glikemik, pengaruhnya dapat semakin meningkatkan kadar gula dalam darah. Penderita diabetes sering kali membatasi konsumsi nasi karena beras dianggap sebagai pangan dengan penyumbang glikemik yang tinggi, padahal beras mempunyai kisaran indeks glikemik yang luas.

Penderita diabetes memerlukan makanan yang tidak menaikkan kadar gula darah secara drastis. Bahan makanan dengan kadar indeks glikemik rendah baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes.

Keunggulan lain padi lahan rawa yaitu, produksi beras yang dihasilkan pada Juli, Agustus, dan September dapat menyubtitusi permintaan pasar akibat lahan sawah irigasi pada periode yang sama beberapa potensi produksinya menurun.

“Lahan rawa juga lebih tahan terhadap perubahan iklim. Pada musim kemarau luas real yang dapat ditanami menjadi lebih luas,” tambahnya. (tety)