11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual

Aktualisasi Nilai Pancasila Selesaikan Perbedaan Pendapat

JAKARTA (Pos Sore) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Banda Aceh bekerjasama dengan BEM Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Aceh mengadakan seminar ‘Dari Titik Nol KM Kota Sabang, Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila, Toleransi dan Kebhinekaan Menjiwai Provinsi Aceh’.

Seminar dihadiri tokoh pemuda Rasyidin Raden, yang juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Banda Aceh periode 2015-2016.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen LSM Aceh Roys Fahlevi, ST, mengatakan cara-cara aktualisasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah dapat dilakukan secara obyektif yang dilakukan oleh penyelenggara negara melalui eksekutif, legislatif dan yudikatif. Secara subyektif juga meliputi seluruh masyarakat, pribadi atau perorangan.

Menurutnya, moral Pancasila juga harus ditumbuhkan mengingat adanya perbedaan yang harus selalu disatukan, sehingga konflik dapat dicegah. Selain itu, perlu melanjutkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, etika berpuralis, sopan santun dalam sikap, dan bermusyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.

“Aceh harus dijaga kedamaiannya sampai kapanpun. Penerapan Pancasila di kampus antara lain perlu ada wadah UKM khusus tempat berkumpul mahasiswa yang berbeda keyakinan,” katanya, Selasa (27/10), di aula Balai Sidang Fakultas Ekonomi Unsyiah, Aceh.

Hal senada juga dinyatakan Dra. Hj, Nurmalis, Kabid Pemantapan Ideologi dan Kebangsaan Kebangpol Aceh Nurmalis. Di Aceh, katanya, terdapat 12 bahasa dan suku serta 8 etnis, sehingga toleransi harus dimiliki semua orang guna melestarikan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pegangan bersama.

“Provinsi Aceh harus kita jaga kedamaian dan keamanannya. Kejadian di Singkil tidak akan terjadi jika toleransi dijaga di tengah masyarakat. Toleransi menghargai perbedaan sebab plural itu merupakan karunia Tuhan,” tandasnya.

Karenanya, Pancasila harus menjadi panduan, sehingga mahasiswa sekarang tidak mudah terprovokasi aliran yang membahayakan kedamaian sepersi ISIS di Irak dan Suriah atau komunis. (tety)

Related posts

Gandeng Moonton, UniPin Hadirkan Mobile Legends

Tety Polmasari

PKS: Pertamina Harus Lebih Aktif Sosialisasikan Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Akhir Tanjung

Ekspor Kakao Turun, Askindo Desak Pemerintah Hapus Pajak BK dan PPN

Tety Polmasari

Leave a Comment