20.7 C
New York
18/09/2021
Aktual

Kemristekdikti Targetkan 3 PTN Masuk 500 Besar Dunia Pada 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengungkapkan ada dua perguruan tinggi negeri yang masuk ranking 500 besar dunia. Target pertama dua perguruan tingi masuk 500 dunia sudah terpenuhi. Tahun depan, ditargetkan ada 3 PTN yang masuk ranking 500 besar dunia.

“Target yang harus dicapai Dirjen Kelembagaan, jumlah perguruan tinggi masuk top 500 dunia, tahun 2015 ada dua, targetnya 2016 tiga (PTN),” ujar Dirjen Kelembagaan Iptek Kemenristek Dikti, Patdono Suwignjo, dalam diskusi ‘Refleksi 1 Tahun Program dan Kinerja Kemenristek Dikti’, di Jakarta, Jumat (30/10).

Saat ini UI berada di peringkat 310 sedangkan ITB di peringkat 461-470 perguruan top dunia. Disusul UGM di peringkat 551-600, IPB dan Unair di peringkat 701 ke bawah.

“‎Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sudah masuk dalam 500 perguruan tinggi top dunia 2015. Kini, Kemenristek Dikti mengupayakan agar 8 PTN terbaik lainnya menyusul UI dan ITB,” lanjutnya.

Namun, fokus Dikti adalah bagaimana bisa memasukkan 10 PTN itu masuk ke 500 perguruan tinggi top dunia. Salah satu upayanya dengan memberikan insentif Rp 5 miliar bagi setiap PTN sebagai modal pengembangan kampus.

Ia mengatakan PTN di Indonesia harus bertransformasi menjadi tempat mencetak orang-orang yang memiliki daya saing di bidang ekonomi. Fungsi sebagai tempat penelitian dan agen perubahan dinilainya tak lagi cukup untuk membuat alumni PTN diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat.

Pihaknya juga menargetkan 29 Perguruan Tinggi (PT) mendapatkan akreditasi A tahun 2015. Hingga Oktober 2015, baru ada 26 PT terakreditasi A. Pada tahun lalu, ada 21 PT terakreditasi A. Target akhir Desember 2015 harus ada 29 PT.

Sedangkan perguruan tinggi dengan status nonaktif per 2014 adalah 576 PT, namun hingga 29 September ada 243 PT nonaktif, namun per Oktober 2015 jumlahnya menyusut menjadi 184. Sedangkan PT di bawah Kementerian Agama ada 7 PT nonaktif.

“Hingga 29 September tercatat ada 243 kampus yang dinonaktifkan karena bermasalah. Kini jumlah tersebut berkurang,” jelas dia.

Sedangkan untuk sumber daya dosen PTN dan PTS yang S2 dan S3 imbuh dia, melampaui target. Tahun 2015, target dosen S2 adalah 125.000 orang, namun kenyataannya 143.897 orang. Sedangkan dosen S3, targetnya 23.500 namun pencapaiannya adalah 24.640. (tety)

Related posts

Pulangkan TKI Bermasalah, Utang Kemsos Rp23 Miliar

Tety Polmasari

Kepedulian Pemda Terhadap Pelatihan Kerja Masih Rendah

Tety Polmasari

Tak Bisa Dikendalikan Pemerintah, Mahfuz: Harga Obat-obatan Covid-19 Naik Gila-gilaan

Akhir Tanjung

Leave a Comment