11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual

Menkop: Pasar Tradisional Harus Bersih dan Higienis

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan keberadaan pasar tradisional harus bersih dan higienis. Harus ditata lokasi pedagang berdasarkan jenis produk, sehingga memudahkan para pembeli.

“Selain itu, harus jelas limbah pasar dan sampah dibuang ke mana. Itu harus dimenej dengan baik, sehingga pasar tetap terlihat bersih dan higienis,” kata Menkop saat meresmikan Pasar Berehun di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (28/11).

Puspayoga mengakui Pasar Berehun bukan tempat yang asing baginya. Sebelumnya, beberapa bulan lalu dirinya sudah pernah datang ke sini‎. Sekarang, katanya, sudah terlihat beda. Sudah dibangun bagus dan bersih. Dan para pedagang pun sudah mulai masuk dan berjualan.

Puspayoga berharap agar Bupati Belitung lebih banyak lagi membangun pasar tradisional di wilayahnya. Karena, keberadaan pasar tradisional merupakan bentuk ekonomi kerakyatan yang nyata. Semakin banyak pasar tradisional semakin bagus bagi adanya pemerataan kesejahteraan.

“Sehingga, giri rasio atau tingkat kesenjangan kesejahteraan bisa semakin mengecil,” jelas Menkop.

Selain itu, lanjut Puspayoga, para pedagang pasar tradisional juga harus ‎membentuk satu wadah, yaitu Koperasi Pasar sebagai pengelola pedagang dan pasar tersebut. Koperasi, menurutnya, merupakan induk dari ekonomi kerakyatan.

“Seperti diamanatkan Presiden Jokowi agar kita membangun ekonomi rakyat melalui koperasi, serta kembali ke Pasal 33 UUD 1945,” kata dia.

Menkop menambahkan, bila pasar tradisional Berehun ini sudah memiliki Koperasi Pasar, maka pihaknya bisa masuk untuk memberikan bantuan berupa pelatihan-pelatihan bagi anggota koperasi.

Sementara itu, Bupati Belitung Sahani Saleh menyatakan revitalisasi Pasar Berehun ‎dengan luas 1,5 hektar itu dibangun dalam waktu tiga tahun. Dengan 800 pedagang yang ada di pasar tersebut, diharapkan kehadiran pasar ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Belitung.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop Puspayoga menyerahkan secara simbolis ijin usaha mikro dan kecil (IUMK) dan kredit usaha rakyat (KUR) kepada enam pelaku usaha mikro dan kecil di Pasar Berehun. (tety)

Related posts

AMKRI : Jokowi Diminta Tak Buka Kran Ekspor Bahan Baku

Tety Polmasari

Menhut: Jangan Beli Sawit Ilegal

Tety Polmasari

Hasil Pemodelan BPPT ‘Temukan’ Badan Utama Pesawat AirAsia QZ8501

Tety Polmasari

Leave a Comment