Adira Insurance Umumkan Pemenang IRSA 2015

Minggu, 6 Des 2015

JAKARTA (Pos Sore) – Setelah melalui seleksi ketat, Adira Insurance mengumukan pemenang IRSA (Indonesia Road Safety Award) 2015.

Pemenang untuk kategori kota dengan jumlah penduduk di atas 1 juta jiwa untuk semua kategori berhasil diraih oleh Surabaya, dan kota di bawah 1 juta jiwa dimenangkan Balikpapan, juga untuk semua kategori.

Sedangkan Jepara meraih penghargaan untuk kategori kabupaten di atas 1 juta penduduk untuk semua kategori. Untuk kategori kabupaten di bawah 1 juta jiwa direbut oleh Kudus.

Selain juara umum, Kudus juga berhasil menang kategori khusus sebagai kabupaten dengan inovasi terbaik dalam mengelola keselamatan berkendara.

Kategori kabupaten dengan jumlah penduduk di bawah 1 juta jiwa dimenangkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sementara itu, Tangerang menjuarai kategori kota atau kabupaten dengan peningkatan indeks total keselamatan jalan terbaik.

MENHUB DAN IRSA5

Hadir dalam pengumuman pemenang ini Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Condro Kirono, Khanchit dari WHO (World Health Organization) Indonesia, dan Ketua Global Road Safety Partnership Indonesia Iskandar Abubakar.

Indra Baruna, Chief Executive Officer Adira Insurance, mengatakan, diadakannya kembali IRSA di tahun ini karena data WHO mencatat kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi ketiga di dunia pada usia 5 – 44 tahun.

Berawal dari keprihatinan tersebut, PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) terus berupaya melaksanakan berbagai program yang terkait dengan keselamatan jalan melalui kegiatan corporate social responsibilities yang bertajuk ‘I Wanna Get Home Safely (IWGHS)!’.

“Kegiatan IRSA ini bukan hanya satu penghargaan belaka namun terdapat hal penting di dalamnya yaitu evaluasi penerapan tata kelola keselamatan di jalan,” katanya, di Jakarta, Kamis (3/12).

Penilaian pemenang IRSA mengacu pada atribut lima pilar yang terdapat dalam Rancangan Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK). Yaitu, terdiri dari manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, serta penanganan pra dan pasca kecelakaan

“Tahun ini, tahun ke-3 pelaksanaan IRSA. Kami sangat senang Total Indeks Keselamatan Jalan selalu mengalami peningkatan selama pelaksanaan IRSA tiga tahun ini,” ungkapnya.

Semula, Total Indeks Keselamatan Jalan tahun 2013 sebesar 2,99 dan saat ini, Total Indeks Keselamatan Jalan mencapai 3,03. Hal ini menandakan telah terjadinya peningkatan kualitas penerapan road safety di Indonesia .

“Atas nama perusahaan, saya ingin memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh finalis Indonesia Road Safety Award 2015 yang terus berusaha untuk meningkatkan kualitas tata kelola keselamatan jalan di daerahnya masing-masing,” ujar Indra.

Indra berharap agar sinergi yang terjalin antar pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pihak swasta dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan dapat senantiasa terwujud sehingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan. (tety)

irsa3