21.6 C
New York
18/09/2021
Aktual

Pemerintah Bangun Layanan Satu Atap Di NTT

JAKARTA (Pos Sore) — Untuk mencegah menebarnya perekrutan TKI ilegal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kementerian Ketenagakerjaan melakukan sistem pelayanan satu atapdengan sistem online.

Uji coba sistem tersebut belum lama ini dilakukan di NTT oleh Menaker Hanif Dhakiri sebagai embrio Layanan satu Atap (LSA) yang saling terintegrasi antar satuan kerja perangkat daerah di provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya Menaker Hanif dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya menandatangani komitmen bersama tentang ‘Peningkatan Kompetensi, Perbaikan tata kelola Penempatan Dan Perluasan Kesempatan Kerja Bagi Tenaga Kerja’.

Menurut Menaker Hanif, layanan satu atap TKI sangat dibutuhkan karena NTT merupakan salah satu kantong TKI yang memiliki banyak TKI dalam jumlah besar dan tersebar di berbagai negara.

Dengan adanya sistem itu, kata Hanif, pemerintah optimis dapat meningkatkan tata kelola penempatan dan perlindungan TKI di seluruh Indonesia.

LSA terdiri atas satuan kerja perangkat daerah yang berkaitan dengan proses pengurusan persyaratan pemberangkatan TKL Perangkat ini antara lain dinas imigrasi, bank daerah, serta dinas kependudukan dan pencatatan sipil. (hasyim)

Related posts

Mutu dan Perlindungan TKI Masih Rendah

Tety Polmasari

Pola Konsumsi Turut Tentukan Umur Manusia

Tety Polmasari

Some Ways To Gain Economic Freedom Via the internet

Tety Polmasari

Leave a Comment