Perampas Ponsel Babak Belur

Selasa, 8 Mar 2016

JAKARTA (Pos Sore)– Perampas ponsel babak belur dihajar massa di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (7/3) malam. Raju,20, tersangka mederita luka-luka di sekuur tubuhnya, sedangkan rekannya, F buron.

Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Mudiran menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat Miftahul Alim,23 tengah berjualan pecel ayamnya di lokasi. Saat sepi, korban mainkan handphonenya.

Tiba-tiba, korban didatangi dua pria yang kemudian diketahui Raju dan F. Tanpa basa-basi, kedua pelaku langsung menodong korban untuk menyerahkan ponselnya. Korban berusaha mempertahankannya.

Pelaku Raju dan korban saling tarik menarik hingga keduanya terjatuh. Sedangkan handphonenya terpental ke dekat penggorengan. Saat itu, korban berteriak meminta tolong warga.

“Warga lalu berdatangan. Pelaku F kabur naik motor, sedang Raju lari mengejar temannya itu sambil di belakangnya dikejar warga. Apes, pelaku tertangkap warga,” ujar Iptu Mudiran, Selasa (8/3).

Massa yang merasa kesal, langsung menghajar Raju.Untungnya, polisi menyelamatkannya. Saat ditanyai, pelaku mengaku melakukan aksinya itu untuk berpesta miras. Sedang keduanya tak memiliki uang sepeser pun dikantongnya.

“Pelaku bilang untuk membeli miras. Mereka ini sudah sering melakukan perampasan. Kedua pelaku juga ternyata residivis, mereka bahkan pernah di penjara di Polsek Setiabudi,” ucapnya.

Kini, pelaku Raju telah mendekam ditahanan Polsek Tebet, Jakarta Selatan dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015