Kementerian Pertanian Gelar Pasar Murah di Tiga Titik

Selasa, 15 Mar 2016

Pasar Minggu-20160315-02067

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia menggelar Pasar Murah, yang diadakan di tiga lokasi berbeda: Pasar Minggu, Pasar Pondok Labu, serta Gedung Sentral Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian, Jakarta Selatan. Tujuannya, untuk bisa menekan harga sejumlah bahan pangan yang naik.

Dalam pasar murah ini, barang yang dijual adalah beras, cabai merah keriting, dan bawang merah. Bahan pangan ini dibeli langsung dari petani, sehingga harga bisa murah dan memotong jalur distribusi. Total untuk Pasar Murah ini Kementerian Pertanian membeli beras 1,5 ton, cabai 1 ton, bawang 1 ton. Ketiga barang tersebut kemudian dibagi ke tiga tempat yang berbeda.

“Pasar murah ini langkah awal usaha untuk turut menstabilkan harga pangan di tingkat konsumen sekaligus menyampaikan bahwa harga komoditas pangan bisa murah tanpa harus merugikan petani,” terang Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Gardjita Budi, di sela Pasar Murah di Gedung Sentral Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/3).

Artinya, ia melanjutkan, petani memperoleh keuntungan, pedagang memperoleh marjin keuntungan yang wajar, dan aksebilitas masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan dapat memperoleh harga yang murah dan terjangkau.

Seluruh produk yang dijual di Pasar Murah didapatkan langsung dari petani yang tersebar di beberapa daerah. Komoditas pangan yang ada di Pasar Murah juga dijual dengan harga petani, sehingga harganya bisa miring dibandingkan harga pasar.

“Beras dari Banten, cabai merah dari Garut, bawang merah dari Nganjuk. Kita ambil dari sana langsung dan kita jual pakai harga petani, kita subsidi untuk pengangkutan dan kemasannya,” katanya.

Ini kali pertama Pasar Murah menjual cabai merah keriting dan bawang merah, sedangkan untuk beras sudah dilakukan beberapa kali. Adapun harga jual produk di pasar murah tersebut yaitu beras Rp15.000/2 kg, bawang merah Rp10.000/4 ons, bawang merah Rp25.000/kg, dan cabai merah keriting Rp10.000/3 ons.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), harga beras termurah pada minggu kedua Maret 2016 terjadi kenaikan harga Rp8.600/kg atau naik 3,6% dibanding pekan lalu.

Di Pasar Induk Kramat Jati, harga cabe merang keriting pada periode yang sama mencapai Rp41.000/kg naik 9% dibandingkan pada pekan lalu sebesar Rp37.000/kg. Di beberapa daerah bahkan ada yang mencapai Rp60.000/kg. Sejalan dengan cabe, harga bawang merah ikut merangkak naik bahkan sampai Rp45.000/kg dari sebelumnya Rp30.000/kg. (tety)