Putus Rantai Pasokan, Kementerian Pertanian Kembangkan Toko Tani Indonesia

Pasar Minggu-20160315-02068

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Pertanian terus berupaya untuk meningkatkan produksi dan memperpendek rantai pasok pangan ke konsumen. Salah satu strategi yang dikembangkan adalah melalui kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI). Tahun ini, direncanakan dibangun 1.000 unit TTI di seluruh Indonesia.

“Pasar murah tentu tidak bisa menurunkan harga, hanya trigger saja. Kalau TTI tentu ada efeknya, bisa mempengaruhi pasar secara psikologis. Kegiatan ini memang dirancang sebagai solusi permanen dalam mengantisipasi gejolak harga pangan,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Gardjita Budi, di sela kegiatan Pasar Murah di gedung Sentral Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (15/3).

Menurutnya, dengan memperpendek rantai pasok pangan hingga 3-4 pelaku rantai pasok pangan, masyarakat dapat menjangkau harga pangan dengan harga murah. Di sisi lain, petani sebagai pelaku pedagang antara produsen dan konsumen dapat menikmati marjin keuntungan yang kompetitif. Konsumen pun bisa memperoleh komoditas pangan lebih segar dengan harga terjangkau dan wajar.

“Selain itu, diharapkan pula dengan adanya TTI akan membentuk terbentuk struktur pasar baru yang lebih baik,” tandasnya. Berbeda dengan pasar murah, TTI akan berjualan sepanjang tahun. Dengan TTI yang tersebar di mana-mana, masyarakat bisa memperoleh pangan dengan harga stabil dan terjangkau.

Harga pangan bisa dijual murah kepada konsumen karena diperoleh langsung dari petani yang menjual langsung kepada Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) sebagai kelembagaan petani dalam menjalankan fungsi pemasaran hasil produk petani untuk kemudian dipasok langsung kepada toko-toko selaku pedagang eceran di pasar-pasar yang sering terjadi gejolak harga pangan.

Karena itu, melalui pasar murah dan program TTI ini Kementerian Pertanian berharap harga pangan di pasaran dapat lebih terjangkau oleh masyarakat dan petani dapat memperoleh keuntungan yang wajar. Dengan pasar murah pemerintah ingin menunjukkan saat panen bisa mendapatkan harga murah. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!