11.8 C
New York
06/05/2021
Aktual

Kemristekdikti Bantu Siapkan SDM Dalam Pembangunan Blok Masela

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bekerjasama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Universitas Pattimura, Politeknik Negeri Ambon, dan Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM) Akamigas Cepu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membangun dan mengoperasikan Blok Masela.

Menteri Nasir mengatakan Presiden RI Joko Widodo telah memutuskan tentang pembangunan Blok Masela, yang berada di celah antara Timor Leste dengan Kepulauan Maluku Tenggara. Dengan posisi itu telah diputuskan pembangunannya akan dilaksanakan di darat. Presiden RI menghimbau tugas Kemristekdikti adalah menyiapkan SDM yang akan digunakan untuk membangun Blok Masela tersebut.

“Saya berikan mandat kepada Universitas Pattimura agar menyiapkan sumberdaya manusia. Pertanyaannya adalah jenis SDM apa yang diperlukan? Untuk itu, Kemristekdikti akan mengkoordinasikannya dengan Menteri ESDM dan PII yang memiliki wadah–wadah lulusan bidang keinsinyuran,” katanya, kemarin, di Jakarta.

Program-program studi yang dibutuhkan seperti teknik perminyakan, teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri, teknik fisika, dan teknik sipil merupakan program studi yang akan menghasilkan SDM Indonesia unggul, yang diharapkan dapat bekerja di Blok Masela. Diharapkan tenaga keteknikan yang akan dihasilkan adalah Sarjana Teknik, Magister Teknik, Diploma l, Diploma ll, Diploma lll, Sarjana Teknik Terapan, Magister Terapan, dan Insinyur Profesional.

Untuk tahapan awal, pendidikan akan dilaksanakan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi diluar Maluku untuk menyediakan dosen dan laboratorium di Universitas Pattimura maupun Politeknik Negeri Ambon.

Untuk tempat praktikum, selain bisa dilakukan di Perguruan Tinggi juga bisa dilakukan di fasilitas pelatihan yang ada di industri (misal: PT. Badak), sekarang ini Universitas Pattimura dan Politeknik Negeri Ambon sudah bekerjasama dengan STEM Akamigas Cepu untuk menyiapkan tenaga kerja di bidang minyak dan gas.

Penyiapan SDM tidak hanya ditujukan untuk membangun, mengelola, dan mengoperasikan Blok Masela, tetapi juga untuk mendukung pengembangan industri hilir yang akan berkembang dengan dioperasikannya Blok Masela.

Diakhir pertemuan, Menristekdikti Nasir kembali menekankan bahwa pemberdayaan SDM lokal disekitar Blok Masela, termasuk dari Maluku adalah mutlak, karena beliau tidak menginginkan penduduk Maluku hanya menjadi ‘penonton’ saja. (tety)

Related posts

Catat ya, 11 Maret Ini OPPO Luncurkan Smartphone 1 Miliar Warna Pertama di Dunia

Tety Polmasari

Jazz Market by the Sea 2016 Hadirkan Kekayaan Budaya Indonesia

Tety Polmasari

Rp75 Juta Bantuan ODOJ Disalurkan PKPU untuk Korban Longsor Banjarnegara

Tety Polmasari

Leave a Comment