22.3 C
New York
14/06/2021
Aktual

Masuk Zona Merah Polres Asahan Edukasi Bahaya Narkoba

JAKARTA (Pos Sore) — Dalam lima tahun terakhir kabupaten Asahan, Medan, Sumatera Utara, memasuki zona merah narkoba. Dikatakan merah karena peredaran obat terlarang tersebut telah masuk di lingkungan pelajar.

Itu sebabnya, Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kabupaten Asahan, Medan, Sumatera Utara, mengadakan kampanye antinarkoba. Kampanye dikemas melalui edukasi di tingkat pelajar dan perguruan tinggi.

“Kampanye ini salah satu cara kami berkomunikasi kepada masyarakat. Dan tidak sekedar kampanye, kami ikut mengedukasi pelajar dan mahasiswa bahwa mencegah peredaran narkoba dapat menekan penggunaan narkoba,” kata AKBP Tatan Dirsan, Kapolres Asahan, Kamis (14/4).

Dalam kampanye ini turut melibatkan ulama, tokoh masyarakat dan pemerintah terkait. Dengan demikian, kata Tatan, diharapkan masyarakat turut berpartisipasi dan berani melaporkan adanya tindak kejahatan termasuk peredaran dan penggunaan narkoba di lingkungan kabupaten Asahan.

Ia menuturkan hingga April 2016, pihak Polres Asahan telah berkunjung ke puluhan sekolah dan beberapa perguruan tinggi guna edukasi kampanye cegah narkoba. Di antaranya saat berkunjung ke Yayasan Metodis (SD, SMP) dan Madrasah Aliyah serta perguruan tinggi Universitas Darul Ulum di Jalan Mahoni Kisaran dan Universitas Asahan di Kisaran, di jalan Imam Bonjol.

“Polisi milik masyarakat, karenanya kami wajib mendatangi mereka, termasuk melakukan penyuluhan bahaya narkoba. Salah cara memutuskan mata rantai masuk dan beredarnya narkoba di Asahan adalah dengan mengedukasi agar mereka mengerti dan mau melaporkan tindak kejahatan narkoba,” tambahnya.

Menurutnya, bersinergi menjadi penting karena dengan bersinergi, perang terhadap narkoba bisa dilakukan bersama sama.

Polres Asahan sendiri pada 2015 hingga April 2016 berhasil mengungkap 246 perkara terkait narkoba dan menahan 346 pelaku . Sejumlah barang bukti telah disita, yaitu ganja seberat 3,6 kg, sabu seberat sekitar 6 kg, ekstasi sebanyak 25.592 butir dan minuman keras 3.763 botol. (tety)

Related posts

Forum Rektor Usulkan Rumusan GBHN

Tety Polmasari

Saatnya Papua Dipimpin Seorang Perempuan

Tety Polmasari

Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana di Jawa Timur, Menteri Bintang: Perempuan dan Anak Perlu Keterampilan Mitigasi

Tety Polmasari

Leave a Comment