Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Kemenpar Dukung Bali Beyond Travel Fair 2016

Rabu, 11 Mei 2016

JAKARTA (Pos Sore) – Menteri  Pariwisata Arief Yahya pada 2016 ini tetap mendukung dan mendorong pelaksanaan bursa pariwisata internasional Bali Beyond Travel Fair(BBTF) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali  pada 22-26 Juni 2016.

Arief Yahya mengatakan, Bali sebagai ‘jendela pariwisata’ Indonesia sangat efektif dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) untuk melanjutkan wisatanya ke kawasan Indonesia Timur dan kawasan lainnya. 

Bali & Beyond 2

“Event ini banyak diminati buyers internasional untuk ‘berbelanja’ paket wisata yang ada di Bali dan destinasi wisata di kawasan Indonesia Timur (Bali & Beyond), dan total kunjungan wisman ke Indonesia sekitar hampir 40 persen masuk melalui Bali,” kata Arief Yahya, di Jakarta, Selasa (10/5) malam.

Karenanya, dalam rangka menyukseskan bursa pariwisata BBTF, Kemenpar siap mendukung dengan berbagai aktifitas program dengan menjadi main sponsor BBTF 2016.

BBTF dengan tema utama ‘Where The World Comes To Meet’ ini ditargetkan dihadiri  oleh 275buyers potensial. Sebanyak 90 di antaranya Platinum Buyers dan media, serta diikuti oleh sellers dari berbagai perusahaan di sektor pariwisata.

Adapun jumlah wisatawan mancanegara yang ditargetkan dari BBTF 2016 ini adalah 550.000 kunjungan (meningkat 23% dari capaian tahun lalu yang sebesar 425.000 kunjungan). Ini merupakan kontribusi BBTF terhadap peningkatan kunjungan 13% dari total target 4,2juta wisman ke Bali tahun 2016 ini.

Sebagai bursa pariwisata internasional, BBTF 2016 akan lebih fokus pada tiga produk wisata unggulan di Indonesia yang terkait dengan leisure, MICE (Meeting Incentive, Convention, and Exhibition), serta wisata minat khusus.

Pemetaan minat khusus meliputi wedding & anniversary, spa & wellness, sport & adventure, healing & medical tourism, event organizer/PEO, tour operators, religious tourism, dan halal tourism.

Arief menambahkan Kementerian Pariwisata dalam lima tahun ke depan (2019) besaran target kunjungan wisatawan dua kali lipat atau 20 juta wisatawan mancanegara dibanding tahun 2015 sebanyak 10 juta.

Adapun Top 5 Market Bali tahun 2015 secara berurutan adalah China, Australia, Jepang, Inggris, dan Malaysia. (tety)