40 UKM Kuliner Mitra LLP KUKM Meriahkan Puncak Dapur Nusantara

Jumat, 20 Mei 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, di halaman gedung Smesco RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UKM) berjajar 40 usaha kuliner mitra Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM.

Mereka ikut meramaikan puncak acara Dapur Nusantara yang menghadirkan kuliner khas dan tradisional Indonesia dari berbagai provinsi. Acara Kuliner Nusantara ini digelar dalam rangkaian Smesco Digipreneur Day 2016.

“Salah satu acara andalan kami adalah Dapur Nusantara, bagi masyarakat yang kangen ingin menikmati kuliner khas yang sudah semakin sulit didapat bisa datang ke Gedung Smesco,” kata Direktur Utama LLP KUKM Ahmad Zabadi, di Jakarta, Jumat (20/5).

Maka tak heran, jika konsep jajanan secara outdoor ini ramai dikunjungi masyarakat. Terlebih 40 UKM kuliner binaan LLP KUKM tersebut memiliki brand ternama, dan beberapa pemula tetapi telah menjalani seleksi standar rasa dan higienitas yang diterapkan LLP KUKM.

Ada sate padang yang terkenal lezat, masakan bebek, kerak telor, bakso, nasi Bali, aneka minuman, hingga jajanan pasar yang semakin jarang dijumpai.

“Ini salah satu upaya kami untuk melestarikan masakan tradisional sekaligus mengundang masyarakat untuk lebih mengenal Smesco dan apa saja yang ada di dalamnya,” katanya.
   
Dapur Kuliner adalah rangkaian tiga acara promosi UKM Smesco Digipreneur yang terdiri dari kelas-kelas untuk UKM (kelas kecantikan dan kelas kreatif sejuta bunga) pada 14 Mei 2016, event Excellent yang memfasilitasi komunitas untuk mengikuti seminar dan talkshow pada 21 Mei 2016, dan Creative Daya bertema Ecology Day yang mempersembahkan penampilan anak muda peduli lingkungan termasuk pameran produk dan fashion show pada 29 Mei 2016.

Ahmad Zabadi berharap beragam acara tersebut semakin mampu membuka mata masyarakat atas keberadaan gedung Smesco RumahKU yang merupakan pusat promosi KUMKM termasuk pusat pengembangan wirausaha.

“Ini adalah transformasi kami dari sebelumnya hanya tempat displai produk KUMKM menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya start up bisnis dan tempat pembelajaran bagi UKM agar bisa meningkatkan skala usahanya,” katanya. (tety)