Polimedia Peringkat 18 dari 44 Politeknik Negeri di Indonesia

Exif_JPEG_420

JAKARTA (Pos Sore) – Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Media Kreatif, Mulyanuddin, S.Pd, MM , mengungkapkan, meski baru berdiri 6 tahun, Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) sudah mampu menggungguli politeknik negeri lainnya. Setidaknya, dari 44 politeknik negeri di seluruh Indonesia, Polimedia pimpinan Sarmada, S.Sos., M.Si, ini kini berada di peringkat 18.

“Ini peringat yang cukup membanggakan buat kami meski berdiri pada tahun 2008. Adanya peringkat ini juga semakin memacu kami untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, terumasuk kualitas para dosen Polimedia, sehingga menjadikan Polimedia sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka dan unggul di bidang industri kreatif dapat segera terwujud, ” tegasnya, di Jakarta, Jumat (10/6).

Bisa jadi karena Polimedia memiliki ciri khas yang berbeda dengan politeknik negeri lainnya. Ciri khas Polimedia lebih mengedepankan kreatifitas. Politeknik yang memiliki 10 program studi ini memang berbasis produksi dan kewirausahaan yang mencetak mahasiswa yang mampu bekerja dan berusaha sendiri dengan menciptakan segala kreatifitas yang dimilikinya.

Artinya, mahasiswa yang mau bekerja dipersilakan bekerja di mana saja, mahasiswa yang ingin berwirausaha juga dipersilakan membuka usaha sendiri. Semua pilihan ini tergantung pada masing-masing mahasiswa, meski demikian sudah kami bekali dengan ilmu dan praktek yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Kita bisa pastikan lulusan politeknik di sini tidak ada yang menganggur. Namun, yang pasti tidak ada yang mau menjadi PNS. Itu menandakan, mahasiswa sudah merasa nyaman dengan pilihan hidupnya, sudah merasakan manfaat ilmu yang didapatkan di sini,” tambah Drs. Benget Simamora MM, Kepala Jurusan Penerbitan.

Itu sebabnya, setiap tahunnya animo masyarakat untuk meneruskan jenjang pendidikan tingginya di sini selalu meningkat. Pada tahun ini saja terjadi peningkatan 100% pendaftaran meski akhirnya setelah berdasarkan seleksi administrasi hanya sekitar 80% yang lolos. Dari yang lolos seleksi administrasi hanya sekitar 640 mahasiswa baru yang diterima.

Ya, besok , Sabtu (11/6), Politeknik Negeri Media Kreatif menyelenggarakan Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2016. Ujian yang sama dilakukan pula oleh 43 politeknik negeri di seluruh Indonesia secara serentak. Sebagaimana halnya seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri, peserta ujian masuk politeknik negeri dapat mengikuti ujian di politeknik negeri mana saja meski pilihannya di politeknik negeri yang lain.

Benget yang juga Ketua Panitia Pelaksana UMPN 2016, dari 858 peserta yang mengikuti UMPN ini banyak yang memilih program studi Broadcast, Desain Grafis, dan Multimedia. Ketiga program studi ini dari tahun ketahun memang paling banyak peminatnya. Bisa jadi karena ketiga prodi ini saling berkaitan satu sama lain.

Banyaknya animo masyarakat yang ingin mengenyam pendidikan tingginya di sini juga tak lepas dari kelengkapan program studi. Sebut saja program studi Teknik Kemasan, Teknik Grafika, dan Broadcast yang ternyata satu-satunya yang ada di Politeknik Negeri Media Kreatif. Itu sebabnya, di tengah gencarnya pemerintah mendorong pertumbuhan industri kreatif , semakin banyak calon mahasiwa yang menggantungkan masa depannya di sini. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!