11.8 C
New York
06/05/2021
Aktual

Mentan Pastikan Semua Pihak Diuntungkan Pasar Murah TTI

Pasar Minggu-20160617-02615

JAKARTA (Pos Sore) — Seperti belum puas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, kembali meninjau pasar murah Toko Tani Indonesia (TTI), di depan SMK 28, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (17/6). Satu per satu loss yang jadi tempat penjualan langsung berbagai bahan sembako seperti beras, minyak goreng, ayam, sampai bawang, dikunjunginya.

Ia pun menyempatkan sejenak berdialog dengan masyarakat yang memburu sembako berharga murah itu. Raut wajah gembira terlihat di wajah mereka karena dapat membeli sembako yang harganya tidak mencekik leher. Terlebih dalam suasana puasa dan menjelang lebaran.

Mentan berpendapat, semua pihak diuntungkan dalam gelaran pasar murah ini. Pengusaha untung, petani untung, masyarakat pun tersenyum dapat harga murah. “Kalau untung terus pasti mau jualan terus di sini,” tandasnya.

Apakah pihak-pihak yang terlibat di pasar murah ini untung, dan mau berjualan secara permanen? Mentan pun mengajak wartawan mendekat ke lokasi penjualan daging ayam milik PT Charoen Pokphand Indonesia.

“Berapa habis ayam sehari? Modal berapa satu ayam?” tanya Amran. “Satu hari habis 500 potong Pak. Modalnya Rp 15.000 per ayam,” jawab penjaga loss tersebut.

Amran lalu menghitung keuntungan yang didapat si penjual. Rp 15.000 dikalikan 500. “Sehari saja dapat Rp 7,5 juta,” ujar menteri tersenyum. Kemudian ia menghitung lagi mengalikan Rp 7,5 juta dengan 30 hari. “Sebulan dapat Rp 225 juta,” kata Amran.

Pasar murah TTI sendiri baru diresmikan Rabu (15/6). Program Kementerian Pertanian ini untuk memotong rantai pasok yang selama ini dianggap menjadi penyebab mahalnya bahan pangan.

“Ini akan jadi solusi permanen potong rantai pasok. Perusahaan nggak rugi, petani nggak rugi, masyarakat dapat harga murah,” tandasnya.

Karenanya, pasar murah TTI ini akan dibuka permanen, bukan hanya sampai Lebaran. Nantinya, TTI ini secara bertahap akan diperluas di semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Adapun beberapa komoditas pangan yang dijual TTI ini antara lain daging sapi Rp75.000/kg, gula pasir Rp12.000/kg, daging ayam Rp30.000/kg, bawang merah Rp23.000/kg, bawang putih Rp22.000/kg, beras Rp7.900/kg, dan minyak goreng Rp 9.500/liter. (tety)

Related posts

Gaji Tukang Parkir Rp4,8 Juta

Tety Polmasari

Kementan Pastikan Stok Pangan Pokok Asal Hewan Cukup Jelang Lebaran

Tety Polmasari

Cinta keluarga tapi tak pikirkan keselamatan jiwa

Tety Polmasari

Leave a Comment