11.7 C
New York
11/05/2021
Aktual

Hukum Mati Pelaku Vaksin Palsu!

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA) Indonesia Seto Mulyadi sangat mendukung jika pelaku yang terlibat vaksin palsu dikenai hukuman mati. Dia beralasan, kasus ini melebihi kasus narkoba yang dampaknya sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Vaksin palsu, kata dia, mengancam masa depan dan kesejahteraan anak.

“Mohon perhatian sangat serius dari Kementerian Kesehatan. Sanksi maksimal kalau perlu hukuman mati. Ini saya kira nggak ada beda dari narkoba dilakukan sengaja demi keuntungan bisnis semata,” kata Kak Seto di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sabtu (16/7).

Seto berpendapat kasus ini terjadi karena kelalaian dan ketidak pedulian semua masyarakat sehingga anak menjadi korban. Dia meminta Kementerian Kesehatan untuk mengklarifikasi semua rumah sakit, apa yang sebenarnya terjadi.

“Kalau dikatakan hanya oknum, sejauh apa tanggung jawab dari rumah sakit mengenai keamanan para pasien,” tandasnya saat menerima keluhan para orangtua yang anaknya menjadi korban vaksin palsu yang dilakukan pihak RS Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur. (tety)

Related posts

Sarihusada Ajak Masyarakat Tanggap Alergi dengan 3K

Tety Polmasari

Pameran Foto ‘Ini Ayah Hebatku’: Pentingnya Ayah Dalam Pengasuhan Anak

Tety Polmasari

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Lepas BTN Tour De Borobudur

bambang tri

Leave a Comment