17.5 C
New York
13/05/2021
Aktual

Otomatisasi Layanan MKG Antisipasi Mitigasi Bencana Kebumian

JAKARTA (Pos Sore) — Perubahan iklim mempengaruhi hampir seluruh sektor sosioekonomi, dari pertanian hingga pariwisata, dari infrastruktur hingga kesehatan. Perubahan iklim memberi pengaruh yang kuat terhadap sumber-sumber strategis seperti air, pangan, dan energi. ,

Karenanya, kata Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya, tanggap potensi bencana perlu dilakukan untuk mereduksi potensi bahaya atau kerugian yang mungkin ditimbulkan. Terlebih Indonesia seringkali dilanda dengan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, gelombang laut, kekeringan, gempabumi dan tsunami, gunung meletus, dan bencana asap.

“Dengan banyaknya bencana yang melanda memberikan kerugian baik harta benda maupun jiwa. Kita harus merenung dan mulai menelaah dan pastinya mulai berbenah untuk kembali membuat alam sebagai sahabat dan sandaran hidup, sehingga bencana alam dapat diantisipasi,” kata Andi, pada peringatan Hari Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ke 69 tahun 2016 bertema ‘Percepatan Otomatisasi Layanan MKG untuk Antisipasi Mitigasi Bencana Kebumian’, di Jakarta, Jumat (23/7).

Ia menambahkan berkaitan dengan kondisi tersebut, mengingatkan agar seluruh jajaran BMKG, baik pusat maupun daerah, terus menjaga dan meningkatkan kesiapan dan kesiagaan dalam memantau, menganalisis dan menyampaikan informasi tentang kemungkinan terjadinya potensi cuaca ekstrim, iklim ekstrim, gempabumi dan tsunami. (tety)

Related posts

Bahas Makro Sektor ESDM Dengan Arifin Tasrif, Hananto Usul Lfting Minyak Bumi

Akhir Tanjung

Jelang Bulan Puasa, Komunitas ODOJ dan PKPU Adakan Tarhib Ramadhan

Tety Polmasari

UU Merek Harus Berpihak Kepada UMKM

Tety Polmasari

Leave a Comment