Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian Diangkat Menjadi CPNS

Selasa, 2 Agu 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, saat ini jumlah penyuluh pertanian yang bertugas di masing-masing desa atau kelurahan sebanyak 12.007 PNS untuk melayani 71.479 desa atau kelurahan potensi pertanian.

Pending menjelaskan, dalam UU Nomor 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta Permentan Nomor 72 tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian menyebutkan paling sedikit satu orang penyuluh dalam satu desa potensi pertanian.

“Saat ini masih dibutuhkan sebanyak 59.472 orang penyuluh untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, Kementerian Pertanian mengusulkan formasi 7.684 THL-TB yang berada di kabupaten atau kota untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil,” kata Pending di sela Sosialisasi Pengangkatan Tenaga Harian Lepas – Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian menjadi CPNS Penyuluh Pertanian, di Kementerian Pertanian, Selasa (2/8).

Dikatakan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi telah menyetujui seleksi para THL-TB Penyuluh Pertanian yang berusia maksimal 35 tahun untuk menjadi CPNS Penyuluh Pertanian. Adapun yang berusia lebih dari 35 tahun akan diproses melalui pola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah Peraturan Pemerintah (PP) tentang Manajemen PPPK diterbitkan.

Menteri PAN-RB pun menyaratkan harus adanya nota kesepahaman (MOU) antara Menyeri Pertanian dan Bupati atau Walikota untuk menjamin pelaksanaan seleksi sesuai mekanisme.

“Selama ini, THL-TB Penyuluh Pertanian telah memberikan kontribusi nyata pada peningkatan produksi dan pendapatan bagi petani sehingga perlu dirumuskan strategi penanganan dengan melakukan rekruitmen Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian,” tambahnya. (tety)