11.8 C
New York
06/05/2021
Aktual

Perbanyak Penyuluh Pertanian, Mentan MoU dengan 449 Kepala Daerah

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dengan 449 Bupati/Walikota 34 propinsi dalam rangka pelaksanaan pengadaan CPNS Penyuluh Pertanian yang berasal dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, Jumat (2/9) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Penandatangan Nota Kesepahaman ini tindak lanjut dari Pertemuan Sosialisasi Pengangkatan CPNS Penyuluh Pertanian dari THL-TB Penyuluh Pertanian dan Pengisian e-Formasi Penyuluh Pertanian pada 2 – 3 Agustus 2016.

Dalam sambutannya, mentan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para Bupati/Walikota dan para THL atas kerja keras yang telah dilakukan sehingga kegiatan hari ini dapat terealisasi.

“Saya yakin dengan terlaksananya penandatangan Nota Kesepahaman ini merupakan tahap lanjutan dari keberlangsungan pertanian ke depan,” ujarnya.

Senada dengan mentan, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron menyatakan penyuluh merupakan instrumen penting untuk mendorong kedaulatan pangan. “Semangat mentan yang dulunya juga mantan THL menjadikan usahanya ekstra keras dalam merealisasikan terselenggaranya Penandatangan Nota Kesepahaman ini,” jelasnya.

Kepala BKN Pusat, Bima Haria Wibisana menyatakan formasi yang disediakan Kementerian PAN-RB adalah 7684. Pengangkatan CPNS Penyuluh Pertanian dari THL-TB Penyuluh Pertanian merupakan upaya yang telah diperjuangkan sejak lama.

Sesuai Surat Menteri PAN-RB Nomor: B/2462/M.PAN-RB/07/2016, tanggal 14 JUli 2016 pada prinsipnya Menteri PAN-RB menyetujui untuk menyeleksi para THL-TB Penyuluh Pertanian yang berusia di bawah 35 tahun dengan sistem Computer Assested Test (CAT).

Berdasarkan hasil verfikasi ternyata THL-TB Penyuluh Pertanian yang berusia di bawah 35 sebanyak 6.074 orang dari 19.156 THL-TB Penyuluh Pertanian. Bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang berusia di atas 35 tahun diarahkan untuk diangkat melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pasal 46 ayat 4 dan Permentan No. 72 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, yang menyebutkan paling sedikit dibutuhkan satu orang penyuluh dalam satu desa potensi pertanian.

“Saat ini jumlah Penyuluh Pertanian sebanyak 44.890 orang, yang terdiri dari 25.734 Penyuluh Pertanian PNS dan 19.156 THL-TB Penyuluh Pertanian. Penyuluh Pertanian tersebut melayani 71.479 desa/kelurahan poten pertanian, sehingga masih membutuhkan sebanyak 26.589 orang Penyuluh Pertanian,” papar mentan.

Kekurangan penyuluh Pertanian tersebut antara lain dapat dipenuhi melalui penumbuhan dan pengembangan Penyuluh Pertanian Swadaya dan Swasta.

Mentan menegaskan, keberadaan Penyuluh Pertanian sangat vital dalam mengawal dan mendampingi petani guna memastikan penerapan teknologi maju yang direkomendasikan, penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani, membangun kemitraan dengan pelaku usaha, akses terhadap modal, prasarana dan sarana pertanian serta pasar.

“Dan itu semua bermuara pada peningkatan produktivitas dan produksi sebelas komoditas pangan strategis nasional, yaitu padi, jagung, kedelai, tebu, daging sapi, aneka cabai, bawang merah, kakao, kelapa sawit, karet dan kopi,” tuturnya.

Mentan menegaskan, Penyuluh Pertanian sebagai mitra petani dan garda terdepan dalam pembangunan pertanian dituntut untuk memfasilitasi proses pembelajaran petani. Tidak hanya sampai terwujudnya kesediaan dan kemampuan petani untuk mengadopsi teknologi yang direkomendasikan.

“Tetapi juga mengawal dan mendampingi petani guna memastikan penerapan teknologi tersebut di tingkat petani yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan produksi sebelas komoditas pangan strategis nasional,” tambah mentan.

Untuk itu, Kementerian Pertanian mengusulkan kepada Menteri PAN-RB guna peningkatan status kepegawaian 7.684 orang THL-TB Penyuluh PErtanian yang berusia max 35 tahun, untuk menjadi CPNS Penyuluh Pertanian.

“Diharapkan dengan adanya pengangkatan CPNS Penyuluh Pertanian dari Pelamar THL TB Penyuluh Pertanian akan mengisi kekurangan jumalah Penyuluh Pertanian di Lapangan sehingga dapat meningkatkan capaian kinerja Kementerian Pertanian,” katanya. (tety)

Related posts

Tim Formatur Kepengurusan DPP PD Segera Bersidang

Tety Polmasari

In What Situations Could a Everyday living Settlement Get employed as a Valuable Choice to Consider?

Tety Polmasari

Smesco Festival 2015, Icon dan Identitas Produk KUKM

Tety Polmasari

Leave a Comment