Mewakili Presiden, Menkop Resmikan Pekan Batik Nusantara 2016

Selasa, 4 Okt 2016

img-20161004-wa0003

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mewakili Presiden Joko Widodo meresmikan acara Pekan Batik Nusantara 2016 bertema ‘Kibar Budaya Jelajah Pesona Wastra The 8th Pekalongan Batik Week’, di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (4/10), dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional ke-7.

Menteri mengatakan acara Pekan Batik Nusantara merupakan wujud upaya untuk mempererat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini bukan berlebihan, diplomasi batik luar biasa untuk memperkokoh NKRI. Siapa cinta NKRI dia pakai batik, meski batik ini berakar dari budaya Jawa tapi sekarang semangat nasionalisme dalam batik luar biasa. Dari Sabang sampai Merauke semua pakai batik dan acara seperti ini memang perlu bukan saja di Pekalongan tapi di tempat-tempat lain,” kata Menteri Puspayoga.

Pameran produk yang berlatar batik menurut dia, perlu digalakkan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan pemasaran KUKM produsen batik. Dengan begitu pengrajin batik kita semakin baik kesejahteraannya.

Pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan untuk sejumlah program strategis yakni Nomor Induk Koperasi (NIK) di antaranya kepada Koperasi Karyawan Taspen, KSP Tinggal Landas Kencana Pekalongan Utara, Sertifikat Hak Cipta kepada tiga UKM seni rupa dan seni motif, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI, BNI, dan Bank Mandiri kepada enam penerima.

Menteri Puspayoga juga menyaksikan praktik mewarna batik motif buketan bersama dalam acara tersebut.

Walikota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid mengatakan untuk ke-8 kalinya Pekalongan menggelar Pekan Batik Nusantara yang diharapkan menjadi daya ungkit ekonomi kreatif bagi masyarakatnya. Harapannya warga masyarakat bisa menampilkan hasil kreasi produk khususnya di bidang batik, kerajinan, seni rakyat, dan sebagainya.

“Kami ingin ini bukan sekadar hura-hura, kami ingin batik bisa diperhitungkan sampai kemudian market bisa menjangkau level nasional dan internasional sehingga diharapkan UMKM di Pekalongan terus berkembang,” katanya.

Sementara itu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik digelarnya acara tersebut sekaligus berpesan agar digelar lebih banyak event yang berlatar belakang batik.

“Batik sudah menjadi ‘world heritage’. Untuk para pengrajin batik di Pekalongan saya siap jadi manekin, saya akan pasarkan batik produksi Anda. Silakan,” kata Ganjar yang mengenakan batik asal Blora. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015