Promosi di Medsos, Keharusan Bagi Pelaku Start-up

img_20161029_192528

JAKARTA (Pos Sore) — Situs pertemenan Facebook, salah satu situs media sosial yang memiliki user sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Jumlah pengguna Facebook aktif di Indonesia saja sudah mencapai angka 88 juta. Sedangkan di dunia, jumlahnya mencapai lebih dari 1,44 miliar.

Yang harus diketahui, Facebook tidak sekedar menjadi media jalinan pertemanan saja, melainkan juga harus bisa dimanfaatkan untuk kegiatan promosi bisnis, terutama bagi mereka yang baru mengawali usaha. Jumlah pengguna Facebook yang terus meningkat, menjadi peluang pasar tersendiri bagi pelaku usaha.

“Boleh dibilang memiliki Facebook Fans Page adalah keharusan dalam kegiatan marketing bisnis kita. Cara ini dianggap paling ampuh karena banyak orang yang terus mengakses media sosial yang populer ini,” kata CEO iPaymu, Pikukuh Pambudiartho Tutoko.

Pria yang akrab disapa Kukuh itu berpandangan seperti itu saat menjadi narasumber seminar ‘Start your Facebook for Business’, di even ‘Quilt & Needle Craft Festival 2016’ yang diadakan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (28/10).

Sekarang, kata dia, eranya bisnis online. Dalam era ini memungkinkan pelaku bisnis untuk merebut potensi pasar yang lebih besar. Indonesia sendiri pasar e-commerce dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Jumlah ini akan terus meningkat seiring semakin bertambahnya pengguna telepon pintar di tanah air.

Lantas bagaimana berpromosi melalui Facebook yang efektif? Kukuh pun memberikan tips. Pertama, jika mengupload foto produk yang akan dipromosikan, jangan lupa menuliskan caption. Jangan hanya sekedar foto saja. Orang tidak akan merespon jika foto produk yang ditampilkan tanpa kata-kata. Kedua, harus memilih target sesuai sasaran, umur, dan jenis kelamin.

“Jangan lupa, sisihkan 15 persen dari omzet untuk promosi. Promosi jangan dilakukan sendiri. Kita hire orang. Kebanyakan UKM kita melakukannya serba sendiri. Produksi sendiri, pemasaran sendiri, akunting sendiri, promosi sendiri, semua serba sendiri. Sukses belum, bangkrut iya,” paparnya di hadapan para peserta seminar yang sebagian besar kaum perempuan itu. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!