Beasiswa StuNed ‘Menantang’ Pemuda-Pemudi Semarang

Sabtu, 24 Des 2016

hsif-semarang-2

JAKARTA (Pos Sore) — Di era kompetitif seperti sekarang ini, kuliah di luar negeri adalah suatu keniscayaan. Saat ini banyak sekali tersedia beasiswa untuk para professional dan pelajar Indonesia termasuk dari pemerintah Belanda, di antaranya program beasiswa StuNed.

StuNed (Studeren in Nederland) adalah program beasiswa yang diberikan pemerintah Belanda untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Belanda ke jenjang Master ataupun Short Course. Program beasiswa ini berbasis prestasi yang berfokus pada ‘keunggulan’. Tahun ini program beasiswa StuNed akan membuka pendaftaran pada Januari 2017.

“Banyaknya beasiswa ini harus dijadikan peluang sekaligus tantangan untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” kata Indy Hardono, Koordinator Team Beasiswa Netherlands Education Support Office (Neso) Indonesia saat menyapa 150 profesional muda dan mahasiswa di Semarang dan sekitarnya, di Ruang Theater, Gedung FISIP, Universitas Diponegoro (Kampus Tembalang). kemarin.

Dikatakan, tujuan dari komite seleksi StuNed adalah untuk memilih kandidat terbaik yang menggeluti bidang ilmu atau bekerja dalam bidang prioritas kerjasama bilateral tersebut. Program beasiswa kompetitif ini mencari kandidat yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Karenanya Neso ‘menantang’ pemuda/pemudi Semarang untuk mengajukan aplikasi StuNed.

Abdul Rohman dari Kantor Urusan Internasional Universitas Diponegoro menyatakan pihaknya menyambut baik antusiasme peserta sesi informasi ini. Terlebih peserta tidak hanya berasal dari Semarang, melainkan juga dari beberapa daerah lainnya, antara lain Kudus dan Salatiga. (tety)