Taman Bungkul Surabaya: Ramah Anak dan Edukatif

Kamis, 12 Jan 2017

2017-01-12_21-17-40

2017-01-12_21-16-35

SURABAYA (Pos Sore) – Betapa bahagianya anak-anak Surabaya. Betapa tidak, mereka memiliki Walikota yang begitu peduli dengan perkembangan dan pertumbuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Pemimpin kota ini memang terus berkomitmen menjadi kota yang semakin ramah anak.

Tak heran, jika Surabaya sudah empat kali meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) yang disematkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Pertama, penghargaan KLA diterima pada 2011 dengan kategori Madya, lalu pada 2012 dan pada 2013 naik ke tingkat Nindya, kemudian pada 2015 meraih penghargaan lagi untuk kategori Nindya.

Ya, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya yang akrab disapa Risma ini begitu sayangnya dengan anak-anak yang ada di wilayahnya, segala kebutuhan anak-anak selalu dipenuhinya. Bukan tanpa sebab. Tujuannya, agar tumbuh keceriaan, kebahagiaan, yang berimbas pada tingkat kreatifitas anak-anak kelak.

Salah satu fasilitas ramah anak yang begitu menyedot dunia, yaitu Taman Bungkul. Taman seluas 900 meter persegi ini meraih penghargaan ‘The 2013 Asian Townscape Award’ dari Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai taman terbaik se-Asia pada 2013.

2017-01-12_21-05-27

Di taman yang berada di jalan Raya Darmo ini dilengkapi berbagai fasilitas yang ramah anak. Sebut saja amfiteater yang berdiameter 33 M, lokasi jogging track, taman bermain untuk anak-anak, area green park dengan kolam air mancur, tempat skateboard track, serta lahan bagi papan luncur.

Di sini juga difasilitasi adanya akses internet nirkabel. Tentunya juga dilengkapi dengan pusat jajanan serba ada yang berada di belakang Taman Bungkul.

Maka jangan heran, jika taman ini dipenuhi anak-anak, terutama di hari libur. Bercengkrama bersama keluarga dan teman-teman. Penuh tawa dan keceriaan.

Surabaya saat ini memiliki 24 taman dan hampir semua memiliki sarana bermain. Bahkan, ada taman yang memiliki arena bermain skate board seperti yang berada di Taman Bungkul ini. Selain mudah dijangkau, bermain di taman juga menjadi rekreasi yang murah.

2017-01-12_21-08-04

“Daripada mengajak anak-anak ke mal, lebih baik ke taman karena lebih mendidik. Mendidik karena anak-anak dapat melatih kemampuan motorik dengan sarana bermain yang ada. Anak-anak juga bisa belajar bersosialisasi dengan anak-anak lain,” kata Walikota Surabaya Risma, saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Menurut Risma, dengan berbagai fasilitas itu, anak-anak tidak lagi ‘nakal’ karena mereka disibukkan oleh kegiatan positif yang diharapkan dapat mengasah kreatifnya. Pemkot yang dipimpinnya memang berupaya memberi kesibukan anak di luar jam sekolah dengan memberi tempat belajar dan bermain di sejumlah ruang publik.

“Itu semua gratis bagi anak. Anak Surabaya adalah anak kita semua maka harus dijaga bersama dan dibuatkan fasilitas yang memadai untuk tumbuh kembang mereka,” tandasnya penuh semangat.

Komitmen kuat Pemerintah Kota Surabaya mengupayakan penataan kota yang aman dan nyaman bagi anak.
Bagi Risma, kerja keras membangun kota yang ramah anak sangat diperlukan mengingat anak-anak merupakan calon pemimpin masa depan. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015